Selamat malam Insan Kreatif! Sudah dapat apa saja hari ini? Hmm … kalau berbica tentang dapat-mendapat, pernah nggak sesekali terfikir untuk mendapat penghasilan lebih dari usaha sendiri? Pastinya pernah ya! Atau bahkan para pembaca disini sudah memiliki usaha sendiri? Hmm … selangkah lebih maju 🙂

Nah, berbicara tentang usaha … Sudah pada tahu usaha yang lagi in akhir – akhir ini? usaha yang diminati banyak orang dari segala kalangan ”Usaha Sablon”. Sablon sendiri banyak cara dan metodenya, tergantung media yang disablon. Disini kita akan membahas tentang sablon kaos/kain menggunakan mesin DTG. Sudah pernah dengar tentang mesin DTG?

Mesin DTG memiliki kepanjangan Direct to Garment yang dalam bahasa Indonesia berarti “Langsung ke Garmen” maksudnya mesin ini mampu mencetak gambar lansung pada material garmen. Printer DTG adalah jenis teknologi terbaru untuk usaha percetakan kaos distro maupun cetak kaos 3d di Indonesia. Sangat membantu dalam produksi kaos dan baju sablon, karena dengan mesin DTG pekerjaan anta sudah pasti akan lebih CEPAT, hasil print BAGUS, dan kualitas TAHAN LAMA

Nah, sebelum memulai suatu bisnis ada baiknya kita mengetahui perhitungan keuntungan dari bisnis yang akan kita mulai. Bagaimana perhitungan bisnis sablon dengan mesin printer DTG? Berikut simulasinya

Perhitungan Bisnis Sablon dengan Printer DTG
Menghitung biaya produksi perkaos

  1. Biaya produksi sablon kaos putih/terang (tanpa tinta putih)
    Tinta warna CMYK 100ml, Rp. 175.000 x 4 = 700.000
    100 ml dapat mencetak 100 kaos
    Jadi, 700.000 : 100 = Rp. 7.000/kaos
  2. Biaya produksi sablon kaos hitam (CMWWYK)
    Tinta warna CMYK 100ml, Rp. 175.000 x 4 = 700.000 : 100 = 7.000/kaos
    Tinta putih 100ml, Rp. 395.000 x 2 = 790.000 : 100 = 7.900/kaos
    Jadi, 7.000 + 7.900 = Rp. 14.900/kaos

Analisa bisnis

  1. Kaos putih / terang
    Jasa sablon DTG = 30.000
    Modal kaos = 20.000
    Total biaya modal = 50.000
    Harga jual = 70.000/kaos
    Keuntungan = 20.000
    Asumsi dalam 1 hari menerima order 5 kaos
    Omzet 5 x 70.000 x 30 hari    = 10.500.000
    Modal  5 x 20.000 x 30 hari    = 3.000.000
    Keuntungan Rp. 7.500.000/bulan
  2. Kaos gelap
    Jasa sablon DTG = 40.000
    Modal kaos = 27.000
    Total biaya modal = 67.000
    Harga jual = 95.000/kaos
    Keuntungan = 28.000
    Asumsi dalam 1 hari menerima order 5 kaos
    Omzet 5 x 90.000 x 30 hari    = 13.500.000
    Modal  5 x 28.000 x 30 hari    = 4.200.000
    Keuntungan Rp. 9.300.000/bulan

Mari asumsikan 1 hari menerima order 5 kaos putih dan 5 kaos hitam
Pendapatan 1 bulan
= Rp. 7.500.000 + Rp. 9.300.000
= Rp. 16.800.000
Harga mesin DTG       = Rp. 17.500.000
BEP
= Investasi Awal : Keuntungan Perbulan
= 17.500.000 : 16.800.000
= 1,5 bulan Investasi Kembali


Perhitungan diatas baru 5 kaos/hari, bisa coba bayangkan bagaimana bila anda menjual 10 kaos bahkan lebih setiap harinya?

Nah, itulah sekilas gambaran analisa bisnis sablon dengan mesin DTG, semoga bisa menjadi bahan referensi bagi anda peminat usaha sablon.
Rejeki memang sudah ada yang mengatur, tapi tidak ada salahnya mencoba peruntungan baru … siapa tau jodoh? 😀

Paket Usaha Mesin Printer DTG

Jadi, berminat dengan mesin DTG? Ingin tahu lebih detail tentang mesin ini silahkan hubungi kami
PT. DEPRINTZ
081808030080 (WA/SMS/TELP)
081297667579 (WA/SMS/TELP)
See you next post

 

Share

Related Post