Teknik sablon sangatlah beragam, mulai dari yang manual sampai secara digital. Di era yang semakin berkembang ini, banyak yang sudah menggunakan sablon digital dbandingkan dengan manual. Namun, untuk membandingkan anda perlu mengetahui cara membuat sablon menggunkan pasta rubber yang bisa anda coba di rumah.

Adapun langkah pembuatan sablon menggunakan sablon rubber adalah sebagaiberikut!

 

    • Mengoleskan emulsi film pada permukaan screen. Ratakan emulsi filmnya ke seluruh permukaan screen menggunakan spatula ataupun sendok plastik. Sisakan 1 – 2 inch dari frame bagian screen yang tidak terlapisi oleh emulsi film. Perlu anda ketahui, untuk mengoleskan emulsi film harus dilakukan dalam ruang yang gelap jangan terang.
    • Ratakan emulsi film pada permukaan screen dengan squeegee agar ketebalannya sama dan seragam. Tunggu beberapa menit sampai emulsi flm benar-benar kering.

 

 

    • Gambar yang mau disablon diprint. Perlu digaris bawahin, desain yang dicetak harus hitam putih denganresolusi gambar yang sebagus mungkin. Anda bisa gunakan kertas kalkir sebagai media gambar karena memiliki kualitas media gambar yang baik.
    • Setelah desain diprint, maka letakkan di screen yang telah diolesi emulsi film yang sudah mengering. Kertas yang melekat jangan sampai menggelembung, berkerut dan terlipat karena akan mempengaruhi hasil desain yang dibuat filmnya pada screen. Timpa kertas desain yang menempel menggunakan busa atau pemberat yang rata, anda bisa menggunakan kaca berat. Lalu, tutup screen, kaca berat dengan plastik berwarna hitam. (menggunakan plastik hitam bertujuan untuk mempermudah dalam membersihkan tempat kerja, karena emulsi film yang berceceran akan mengenai plastik jadi bisa langsung dibuang).

 

 

    • Gunakan lampu UV atau lampu neon dan nyalakan selama 10 menit untu memanasi screennya.

 

 

    • Setelah dipanasi, cuci screennya dengan hati-hati. Biarkan emulsi film tetap melekat pada bagian yang bukan gambar saat membersihkan dan pada bagian gambar emulsi film akan rontok. Pada bagian inilah tinta plastisol akan masuk ek dalam kaos. Setelah screen dicuci, biarkan sampai kering.
    • Jangan sampai tinta keluar ke kaos, anda bisa menutup bagian-bagian yang berlubang terutama yang dekat dengan frame yang tidak dilapisi emulsi film. Gunakan tape yang biasa digunakan untuk mengecat untuk menutup screen. Lalu, kunci screennya pada meja sablon.

 

 

  • Kemudian, kaos diletakkan di meja sablon. Pastikan posisi kaos dalam kondisi rata dan kencang, jangan sampai terlipat atau bergelombang. Karena jika sampai kondisinya tidak rata maka kualitas sablonnya pun akan tidak baik.
  • Turunkan screen, lalu keluarkan pasta rubber ke screen di sepanjang desain yang akan dicetak. Aduk dan padatkan rubber diatas screen sepanjang desainnya.
  • Setelah itu, tarik pasta rubber di sepanjang screen menggunakan squeegee. Agar rubber yang keluar melekat pada kaos sesuai dengan desain yang dimau maka beri tekanan secukupnya.

 

 

    • Terakhir, setelah selesai disablon dengan pasta rubber maka selanjutnya adalah memanaskan kaosnya agar tintanya kering. Bisa anda gunakan heat press dengan suhu 150 derajat celcius.
    • Kaos selesai disablon dan siap digunakan.

 

Itulah cara sablon manual menggunakan pasta rubber yang bisa anda coba di rumah. Nah, jika dibandingkan dengan sablon menggunakan polyflex maka perbedaannya tentu di proses yang dilakukan. Jika menggunakan sablon rubber maka prosesnya cukup rumit dan lama, jika proses polyflex lebih mudah dan simple.

Oke deh, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sahabat. Bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post