Digital printing saat ini sudah sangat marak dipertontonkan baik di pameran atau di berbagai distributor mesin cetak. Banyak sekali bahan yang bisa diaplikasikan menggunakan mesin digital printing salah satunya yang paling sederhana adalah untuk cetak spanduk atau umbul-umbul. Dengan perkembangan zaman yang semakin modern, saat ini mesin digital printing mulai bisa digunakan untuk mencetak di aplikasi pakaian yakni digital textile printing.

Secara harafiah, digital textile merupakan mesin cetak secara digital yang digunakan di bahan tekstil atau kain. Jika secara teknis, ada 2 cara mencetak di atas tekstil yakni secara langsung (direct printing) dan tidak langsung (indirect printing) dengan menggunakan media perantara yang biasa digunakan yakni kertas transfer atau biasa disebut transfer paper.

Solusi yang biasa ditawarkan untuk digital textile adalah mencetak langsung ke kain jenis polyester untuk kebutuhan periklanan atau advertising. Dengan perkembangannya teknologi yang semakin canggih, saat ini tidak hanya kain polyester saja yang dapat dicetak namun kain nonpolyester seperti sutera dan katun pun bisa.

Berdasarkan jenis bahan yang digunakan, ada 3 jenis digital printing tekstil yang wajib anda ketahui, yakni sebagai berikut :

 

Kain Polyester

Jenis bahan kain ini biasanya menggunakan tinta sublimasi dengan membutuhkan 140 – 180 deajat celcius pemanasan pada proses pematangan wara dan fiksasi pada kainnya. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa digunakan untuk mencetak bahan ini yakni sebagai berikut :

 

  • Sublimasi dengan proses transfer paper

Proses pada cara ini adalah bermula dengan desain atau gambar dicetak pada kertas transfer (transfer paper) melalui teknologi offset maupun inkjet. Kertas transfer sudah memiliki coating atau lapisan khusus untuk menerima tinta sublimasi. Setelah itu, baru kemudian gambar di ‘transfer’ pada kain. Dengan kandungan coating pada kertasnya, anda tidak perlu khawatir jika gambar tidak menempel secara sempurna pada kainnya.

Penggunaan cara ini sangat cocok diaplikasikan untuk membuat pakaian jadi atau aksesoris seperti sprei, sarung bantal, dan barang-barang berbahan dasar kain yang berhubungan langsung dengan kulit manusia.

 

  • Sublimasi langsung pada kain

Berbeda dengan cara sublimasi menggunakan transfer paper, jika pada cara pertama yang sudah ada kandungan coating adalah kertasnya namun pada cara yang kedua adalah kainnya. Setelah kain di-coating, kain bisa langsung dietak menggunakan printer inkjet yang sudah banyak beredar di pasaran. Untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna, kain diproses dalam mesin pemanas saat proses finishing.

Dalam proses pemanasan, ada dua cara yakni cara online dan offline. Secara online artinya adalah printer dan pemanas menjadi satu kesatuan namun jika offline printer dan pemanas secara terpisah. Untuk proses online biasanya digunakan untuk membuat banner, bendera, umbuk-umbul dalam aplikasi advertising.

 

Kain Serat Alam (Katun/Sutera)

Pada kain ini tinta yang digunakan untuk mencetak sangat khusus. Untuk kain katun, tinta yang digunakan adalah jenis reaktif, sementara untuk kain sutera dan nylon menggunakan tinta jenis acid. Untuk kain serat alami biasanya digunakan untuk industry pakaian jadi, dari skala kecil sampai menengah. Untuk skala menengah ke bawah yang biasa digunakan adalah mesin cetak yang kecepatannya tergolong rendah atau lamban.

Jika anda menggunakan mesin digital printing khusus, anda bisa mencetak ratusan meter persegi hanya dalam hitungan jam saja. Di Indonesia, sudah banyak yang menggunakan mesin digital printing tekstil untuk produksi batik.

 

Garmen

Mesin cetak yang diaplikasikan untuk garmen ini dikenal dengan sebutan printer direct to garment atau biasanya dikenal sebagai printer kaos. Mesin ini sangat popular karena bentuknya yang sederhana dan mudah dalam pengoperasiannya. Mesin cetak untuk garmen ini menggunakan tinta pigment dan cocok digunakan untuk kain berbahan dasar katun, yang sangat umum dipakai untuk bahan kaos.proses pada mesin cetak ini pun sederhana, yakni bisa mencetak langsung ke kaos tanpa harus di-coating terlebih dahulu.

 

Nah, itulah jenis teknologi digital tekstil yang bisa anda gunakan untuk membuka sebuah usaha. Anda hanya tinggal memilih mana yang cocok untuk usaha anda sesuai dengan mesin dan bahan yang digunakan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat!

Share Artikel ini

Related Post