Seperti yang sudah anda tahu, kebijakan Pemerintah dalam peggunaan masker semakain ketat dan diwajibkan. Seperti di Jakarta, bagi yang tidak menggunakan masker akan dikenakan denda 100 juta atau akan dipenjara selama 1 tahun. Hal inilah yang membuat masker menjadi peluang bisnis di tengah pandemi yang sedang merajalela ini.

 

Contoh hasil potongan laser cutting kain untuk masker Scuba

 

Pembuatan masker kain memang suatu hal yang โ€œsusah-susah gampangโ€ karena membutuhkan ketelitian dan keahlian dalam membuatnya. Membuat masker kain sendiri menggunakan mesin jahit bisa anda coba di rumah, namun jika untuk produksi sekala besar atau ribuan tentu masker kain butuh alat penunjang yang mumpuni. Dalam penggunaannya, ada bebrapa mesin industry yang mampu membantu anda dalam membuat masker kain di rumah. Terutama menggunakan bahan scuba yang lagi booming belakangan ini. Ada 3 mesin yang deprintz rekomendasikan untuk anda yang ingin memulai bisnis masker kain sampai ribuan!

 

Mesin Laser Cutting HANMA1815

 

 

Mesin laser cutting yang pertama adalah mesin laser cutting HANMA 1815. Mesin ini memiliki 2 jenis yakni ada yang single head da nada yang double head. Mesin laser ini mmapu memotong bahan kain seperti kain rajutan, meshworks, kain jahit, kain non-anyaman dan kempa. Selain itu, bidang yang biasa menggunakan mesin ini adalah industri pakaian, tekstil rumah, teknologi medis atau kain dekoratif, seperti spanduk dan iklan. Dengan kelebihan memotong bahan kain yang presisi dan rapi, tentunya mesin laser ini sangat cocok digunakan untuk memotong kain scuba yang digunakan untuk membuat masker.

Dengan area kerja 180 x 150 cm dan kecepatan potong 0-56 M/min membuat mesin ini cocok untuk anda yang ingin produksi masker ribuan. Meskipun dalam jumlah yang banyak, tentu menggunakan mesin laser cutting ini tetap membuahkan hasil yang rapi dan sangat presisi. Mesin laser type ini memiliki 2 jenis yakni yang single head dan diuble head. Perbedaan keduanya terletak pada kecepatan potongnya. Kalau single head kecepatan standard, sedangkan kalau menggunakan double head kecepatannya jadi dua kali lipat.

 

Mesin Laser cutting kain HANMA 1310

 

 

Mesin laser cutting yang kedua adalah type HANMA 1310. Mesin ini hampir mirip dengan mesin HANMA type 1815, hanya saja perbedaannya terletak pada area kerja yang lebih kecil yakni 130 x 100 cm. Sehingga, bagi anda yang ingin produksi tekstil seperti hijab, baju, masker scuba dengan skala yang lebih kecil bisa menggunakan mesin ini sebagai solusinya.

Mesin laser ini hanya memiliki single head saja, sehingga jika dibandingkan dengan mesin HANMA type 1815 tentu kecepatannya berbeda. Tetapi, bagi anda yang ingin memulai bisnis laser cutting kain tentu mesin ini bisa jadi andalan yang cukup mumpuni untuk memulai suatu usaha yang menjanjikan.

 

Mesin Hans Yueming 1610

 

 

Mesin yang terakhir adalah mesin laser cutting hans yueming 1610 yang memiliki double head dengan 160 x 100 membuat mesin ini juga mampu menjadi salah satu alternative yang pas untuk membuat masker scuba yang lagi booming. meskipun double head, harga mesin ini terbilang lebih murah dibandingkan dengan mesin HANMA 1815 yang double head. Hal ini dikarenakan ada perbedaan pada laser power dan fungsi. Mesin ini hanya memiliki laser power 60 watt saja. Semakin besar laser powernya, semakin tebal bahan yang bisa di cutting.

 

Mau lihat video mesin laser cuttingnya beroperasi?

 

Nah, itulah ketiga mesin laser cutting kain yang saat ini sedang jadi incaran banyak pelaku bisnis karena kegunaan untuk memotong bahan scuba untuk masker. Bahkan, bukan hanya masker saja namun beberapa kebutuhan tekstil lain seperti hijab dan pakaian bisa digunakan. Bagi anda yang ingin konsultasi mengenai mesin laser cutting di atas, bisa langsung hubungi deprintz ya. Bersama Deprintz, buat usaha jadi mudah!

Related Post