Usaha digital printing memang usaha yang susah-susah gampang. Ketika anda menggunakan mesin digital printing, seringkali mesin digital printing itu mengalami masalah yang menghambat usaha anda. Masalah yang umum terjadi adalah masalah yang terjadi pada printhead yang sering clogging.

Cloggin adalah tidak sempurnanya printhead dalam mengeluarkan tinta, sehingga dapat menyebabkan timbulkan garis pada hasil cetakan anda. Cloggin terjadi pada saat anda check nozzle dan terdapat garis putih yang menandakan adanya daerah yang tidak tercetak karena tidak keluarnya tinta. Bisanya terhalang oleh kerak tinta serta bagian nozzle printhead itu sendiri.

Ada beberapa penyebab terjadinya Cloggin, diantaranya adalah sebagai berikut!

 

  1. Cloggin Permanen

Cloggin permanen terjadi akibat rusaknya printhead itu sendiri, sehingga mengganggu kinerja nozzlenya. Biasanya yang sering rusak adalah bagian paling luar pada printhead. Kerusakan itu terjadi akibat gesekan atau hal lain yang dapat menyumbat bahkan dapat merusak nozzle ptintheadnya itu sendiri. Oleh karena itu, kewajiban anda sebagai pemakai adalah perlunya perawatan yang teliti dan lebih maksimal.

 

  1. Cloggin karena Shorting atau korslet pada print head

Pentingnya anda merawat mesin dalam hal kelistrikan adalah karena poin kedua ini. Korslet terjadi ketika anda menjalankan sebuah proses pengerjaan tiba-tiba listrik padam, disinilah letak pentingnya anda menggunakan daya tambahan. Jika pada posisi proses pengerjaan tiba-tiba mati listrik, sehingga tegangan listrik itu naik dan turun.

Baik mesin atau elektronik manapun akan berakibat buruk, tidak terkecuali pada mesin digital printing, khususnya pada printhead. Jangan sampai anda sayang mengeluarkan uang untuk menambah daya tambahan, namun berdampak buruk pada mesin digital printing anda sendiri. Pleh karena itu, disarankan anda untuk menyiapkan daya listrik tambahan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.

 

  1. Cloggin karena distribusi tinta yang bermasalah

Hal ini terjadi biasanya karena head yang tidak dirawat, yakni selepas menggunakan langsung dimatikan atau ditinggal. Padahal, pentingnya cleaning pada printhead untuk membersihkan sisa-sisa tinta yang masih tertinggal pada selang tintau atau print head itu sendiri. Jadi, apabila kondisi mesin mati maka tinta tersebut tidak kering dan menimbulkan kerak sehingga dapat menyumbat arus tinta.

 

  1. Cloggin karena negative pressure yang posisinya tidak tepat

Posisi head yang tidak pas atau tidak rata akan menyebabkan hasil cetak yang kurang baik dan tidak maksimal. Contoh kecil saja, printer kecil pun ketika headnya tidak tepat pada posisinya maka hasil yang didapat akan rusak dan tidak bagus. Maka dari itu, sebelum anda memulai proses pencetakan, sebaiknya melihat posisi headnya sudah tepat atau belum, terutama pada negative pressure-nya.

 

Terjadinya cloggin tidak hanya dari keempat hal diatas saja, masalah pada voltase print juga dapat menyebabkan cloggin. Apabila anda menemui cloggin, maka ceklah kesehatan print head anda dengan cara melihat hasil cetakannya bagus atau tidak. Jika hasil cetakannya masih bagus, maka tidak ada masalah pada print head tersebut. Namun, apabila print head sudah di cleaning dan masih terdapat garis pada saat mencetak, bisa jadi faktornya karena settingan yang kurang pas.

Namun, saat cloggin nya permanen, apabila anda sudah mencleanning dan membersihkan print head namun hasilnya masih bergaris putih, maka itu indikasi print head yang mengalami mesalah yang sudah dijelaskan dari keempat poin diatas.

Secara garis besar, semua sumber masalah terdapat pada perawatan print headnya. Jika perawatannya dilakukan secara rutin dan maksimal, tentu masalah seperti diatas tidak akan terjadi. So, jangan lupa merawat mesin anda jika hasil cetakan anda ingin maksimal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sahabat deprintz!

Share

Related Post

Segera Dapatkan Info Terbaru dari Kami

Gak Pake Lama, Input Email Anda Disini!

You have Successfully Subscribed!