Dalam dunia tekstil, ada banyak sekali bahan kain yang bisa anda temukan. Perbedaan antara kain yang satu dengan yang lain memiliki ragam keunikan tersendiri secara significant. Walaupun, memang ada beberapa yang nyaris serupa. Bagi anda yang sudah menggeluti dunia tekstil, tentu anda sudah memahami beragam bahan kain yang biasa digunakan oleh masyarakat atau konsumen. Namun, untuk masyarakat awam tentu tak banyak yang mengetahui perbedaannya. Artikel ini akan membahas mengenai 5 bahan yang biasa dipakai masyarakat yang memiliki perbedaannya masing-masing, yakni sebagai berikut!

 

  • Polyester

Bahan yang pertama adalah polyester, bahan ini sebenarnya mudah untuk dikenali karena memiliki tekstur yang kasar bila dibandingkan dengan bahan kain lainnya. Di pasaran, bahan ini sangat murah dan mudah ditemui dan biasanya digunakan untuk produksi kaos massal. Kain ini memiliki ciri khas cepat kusut dan tidak menyerap keringat karena memiliki serat kain yang kasar.

Meskipun memiliki serat kain yang kasar, sisi keawetan kain polyester tak perlu dipertanyakan. Dengan bahan baku campuran zat plastic dan serat dari minyak bumi, membuat kualitas awetnya kain ini sangatlah tinggi. Denga begitu, bahan kain ini tetap tahan lama meskipun dicuci dengan mesin dan pembersih. Hal inilah yang membuat bahan kain ini sangat laris di pasaran.

 

  • Hyget

Kain ini merupakan kain yang terbuat dari bahan sintesis dibuat dari kombinasi antara katun dengan polyester. Bahan ini kurang tebal dengan kualitas standard yang hanya diburu oleh produsen dengan kelas menengah ke bawah. Meskipun demikian, peminat hyget terbilang cukup tinggi karena memiliki harga yang sangat murah.

Secara garis besar, hyget memiliki beberapa varian yang bisa mempengaruhi mahal atau murahnya suatu harga. Untuk jenis kain yang tipis, biasanya digunakan untuk produksi kaos masal. Adapula kain hyget yang dibanderol dengan harga yang medium juga jenis hyget super dengan bahan yang tebal dan tentu harganya lebih mahal. Adapula kain hyget yang bertekstur lembut dan dingin, biasanya digunakan untuk bahan hijab.

 

  • Viscose

Kain ini dibuat dari inovasi rayon dengan kain yang memiliki tekstur lembut serta dingin ketika dikenakan. Bahan ini seringkali digunakan untuk bahan dress, kemeja, kaos, jilbab, underwear dan lain-lain. Bahan ini sangat diminati banyak orang karena harganya yang murah dan juga berkualitas. Selain harganya murah, bahan ini cocok digunakan di Negara tropis seperti di Indonesia yakni bisa menyerap keringat dengan baik.

 

  • TC (Teteron Cotton)

Bahan Teteron Cotton yang disingkat dengan TC terbuat dari bahan baku alami kapas dan sintesis. Kain ini memiliki komposisi 65 % cotton dan 35 % polyester (tergantung kebutuhan da kebijakan masing-masing produsen). Biasanya, bahan ini digunakan untuk membuat kaos polosan atau sablon. Dulu, kain TC ini sangat gerah ketika dikenakan, seiring perkembangan zaman dan banyak mengalami transformasi sehingga bahan kain ini menjadi bahan yang cukup adem sehingga nyaman saat dikenakan. Namun, jika terkena paparan sinar matahari tetap terasa gerah.

 

  • CVC (Chief Value Cotton)

CVC merupakan bahan kain kombinasi antara cotton dan viscose. Untuk takaran komposisi bahannya biasanya tergantung pada produsen. Bahan ini memiliki tingkat keawetan yang tinggi karena tekstur kapas (cotton) yang sangat lembut dan ditopang dengan bahan polyester sehingga tidak gampang rusak. untuk perbedaannya, kain polyester dengan CVC terletak pada teksturnya. Biasanya, kain CVC digunakan untuk membuat seragam resmi seperti polisi, perawat, pns, sekolah, kemeja dan lain-lain. Untuk harga pun kain ini memiliki harga yang cukup terjangkau.

 

Itulah 5 bahan yang biasa digunakan di dunia tekstil dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan mengetahui beragam jenis kain diatas, anda akan bisa emmilih kain yang cocok untuk usaha tekstil anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post