Kain katun merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam dunia printing tekstil yakni sablon. Kain katun biasa dikenal dalambahasa inggris yakni bahan cotto yang merupakan bahan yang sangat bagus untuk menyerap keringat saat digunakan sebagai pakaian. Seperti yang anda tahu, banyak sekali jenis bahan yang bisa digunakan sebagai bahan pakaian. Namun, tak semuanya memberikan kenyamanan saat menggunakannya.

Sekain bisa menyerap keringat, bahan ini biasa digunakan untuk pakian anak=-anak karena bisa mencegah alergi. Kain katun ini juga sangat flesibel di berbagai cuaca, bila panas maka akan menyerap keringat dan bila dingin akan menghangatkan tubuh.inilah hal yang membuat kain katun ini sangat popular digunakan. Tetapi, apakah anda tahu dari mana asal mula bahan katun ini? Nah, artikel ini akan mengupas tentang kain katun secara rinci. Berikut proses pengolahan kain katun dari asal mulanya!

 

  • Proses Olah Asal Mula Bahan Katun

 

Sumber : bahan kain kapas

 

Asal mula kain katun berasal dari tanaman kapas. Tanaman kapas didapat dari pohon yang tinggi dan menghasilkan tanaman kapas berwarna putih. Dari sinilah dikumpulkannya bahan awal kapas untuk diproses.

 

  • Serbuk sari kapas dikumpulkan

 

Sumber : pixcove.com

 

Pada tanaman kapas, ada serbuk sari di dalamnya. Serbuk sari inilah yang harus dikumpulkan agar diolah sebagai bahan baku pembuatan kain katun. Setelah dikumpulkan, barulah proses selanjutnya dilakukan.

 

  • Mengolah serbuk sari menjadi bola kapas

 

Sumber : gulalives.co

 

Saat serbuk sarinya sudah terkumpul menjadi satu, waktunya mengolahnya menjadi bola kapas. Bola kapas inilah yang akan dilanjutkan ke proses selanjutnya yakni penenunan.

 

  • Bola kapas ditenun menjadi benang

 

Sumber : kaskus.co.id

 

Bola kapas hasil dari gulungan serbuk sari akan diubah menjadi benang. Proses ini biasa disebut sebagai proses tenun. Dengan ditenun, bola kapas akan diproses menjadi benang secara perlahan, barulah bisa lanjut ke proses berikutnya.

  • Benang dijahit menjadi pakaian

 

Sumber : kaosyes.com

 

Setelah menjadi benang, kemudia selanjutnya adalah melakukan proses jahit untuk dijadikan pakaian. Dari benang yang dijahit inilah hasil pakaian jadi seperti baju, celana dan lain-lain didapatkan.

 

Nah, itulah 5 olahan kain katun yang berawal dari tananam kapas hingga menjadi pakaian jadi. Pakaian jadi inilah yang biasa digunakan untuk membuat sablon baju menggunakan teknik sablon manual maupun digital. Setelah mengetahui informasi diatas, anda perlu memahami bagaimana cara merawat bahan katun agar tidak mudah lusuh dan rusak.  Berikut cara merawat bahan katun agar awet digunakan dalam waktu yang lama. Ulasannya ada di bawah ini!

 

  • Cuci kain katun dengan tangan

Mencuci pakaian berbahan dasar katun disarankan untuk menggunakan tangan dan tidak menggunakan mesin cuci. Dengan penggunaan mesin cuci, pakaian bahan katun ini akan lebih mudah rusak, warna memudar dan molor. Jadi, sebaiknya gunakan tangan engan cara mengucek nya secara perlahan pada bagian yang kotor.

  • Jenis deterjen harus tepat

Untuk merawat pakaian bahankatun, deterjen yang anda gunakan harus tepat yakni yang khusus untuk katun. Jika anda gunakan deterjen sembarangan, makapakaian anda akan mudah rusak saat proses mencuci. Deterjen yang khusus katun sudah sangat banyak berdear di pasaran.

 

  • Jemur menggunakan matahari

Terakhir, anda bisa mengeringkan pakaian dengan cara dijemur namun jangan di bawah sinar matahari langsung melainkan bagian yang kena angin saja.pastikan anda tidak menggunakan mesin pengering agar pakaian tetap dalam keadaan bagus.

 

Itulah penjelasan mengenai olahan katun berubah menjadi pakaian beserta cara merawatnya dengan baik dan benar. Apabila anda sudah mengetahuinya, anda akan lebih memahami bagaimana pembuatan kain katun dan cara tepat untuk tetap membuat kain katun menjadi berkualitas. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda, bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post