Usaha bukan hal mudah untuk dilakukan, jika anda tidak memiliki persiapan yang cukup, maka hasilnya akan sia-sia. Setiap orang memulai bisnis untuk mendapatkan untung sebanyak-banyaknya dan modal seminim-minimnya. Modal merupakan hal yang harus anda pikirkan, karena tanpa modal yang cukup, usaha anda tidak akan berjalan. Modal yang sedikit bukanlah masalah jika hasilnya melimpah ruah.

Hasil yang melimpah ruah akan bergantung dengan strategi yang anda buat dan anda akan memerlukan sebuah perhitungan yang matang dan bisa mempersiapkan segala sesuatunya. Salah satunya dengan usaha sablon polyflex menggunakan mesin Print and Cut Mimaki CJV150-160 ini. Berikut asumsi perhitungan usaha yang dibuat untuk mempermudah bisnis anda.

 

 

Investasi Awal

  • Mesin PRINT AND CUT MIMAKI CJV150-160 = Rp 266.200.000,-
  • Mesin Heat Press Kaos38x38 cm                   = Rp 3.499.000,-
  • Biaya Gaji Karyawan                                      = Rp 2.500.000,-
  • Biaya Tak terduga                                          = Rp 5.000.000,-

TOTAL                                                             Rp 277.199.000,-

 

 

Biaya Operasional

Menghitung biaya produksi perkaos

    • Harga Polyflex 10 M  = Rp    000,-
    • Harga polyflex 75.000/m (5 Desain)

Ongkos sablon             = 75.000 : 5        = Rp 15.000,-

Harga kaos                  = 37.000,-

Harga Kaos Sablon      = 15.000 + 37.000                 = Rp      52.000,-

Total Biaya Operasional                                             = Rp 750.000 + Rp 52.000

                                                                                   = Rp 802.000,-

 

 

Analisa Bisnis Sablon Kaos dengan Polyflex

Harga kaos pada umumnya 100.000/kaos. Mari asumsikan 1 hari mendapatkan order 50 kaos, dengan hari kerja 26 hari.

  • Margin/kaos = Rp 100.000  – Rp 52.000      = Rp 48.000,-
  • Profit = Rp 50 kaos x Rp 48.000        = Rp 2.400.000,-
  • Omzet = 26 hari x Rp 560.000            = Rp 62.400.000,-

 

Harga jual diatas merupakan harga rata-rata yang merupakan estimasi melalui pembulatan perhitungan. Dari simulasi perhitungan diatas menghasilkan BEP (Break Event Point) sebagai berikut :

  • Nilai profit = Nilai Omzet (Laba bersih) – Biaya Operasional
    = Rp 400.000 – Rp 802.000
    = Rp 61.598.000/ Bulan
  • BREAK EVENT POINT = Nilai Investasi Awal : Nilai Profit per bulan
    = Rp 277.199.000 : Rp 61.598.000
    = kurang lebih 4,5 Bulan Investasi anda akan kembali

 

 

Perhitungan bisnis diatas hanyalah sebuah asumsi yang tidak bisa dijadikan patokan sebagai keputusan pembenaran. Omset yang besar juga bergantung dengan jumlah orderan rata-rata per hari, serta hasil dan kualitas cetak printer. Ketika kualitasnya bagus, maka konsumen anda tidak akan sayang untuk mengeluarkan kocek yang cukup untuk membeli kaos sablon yang anda buat.

Perlunya promosi yang gencar agar iklan anda tersebar dengan baik. Jika promosi anda cukup gencar, maka pendapatan pun memiliki peluang untuk semakin besar. Ketika pendapatan anda semakin besar, modal yang anda keluarkan pun akan cepat kembali.

Jadi, setiap usaha membutuhkan perencanaan yang baik. Oleh sebab itu, semoga perhitungan bisnis diatas dapat membantu anda dalam memulai sebuah usaha. Namun, perlu digarisbawahi sekali lagi, bahwa perhitungan bisnis diatas hanyalah asumsi. Alangkah baiknya jika anda melakukan survey untuk mendapatkan hasil perhitungan yang lebih nyata. Semakin anda sering survey, maka akan semakin banyak anda mendapatkan hasil yang maksimal.

Share

Related Post