Seperti yang sudah sahabat tahu, kain linen merupakan kain yang sangat favourite dalam dunia tekstil. Hal ini dikarenakan kain linen memiliki keistimewaan yang bisa digunakan untuk beragam fashion. Kain linen dikenal sebagai kain yang istimewa karena memiliki keunikan dan karakteristik yang unik, hal inilah yang membuat perbedaan kain linen dengan kain lainnya.

Disamping keistimewaannya, kain linen pun pasti memiki kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut!

 

Kelebihan

Sudah tidak diragukan lagi, kain linen memang kain yang memiliki berbagai kelebihan yang sangat cocok digunakan untuk usaha fashion. Adapaun kelebihannya adalah sebagai berikut!

 

  • Kain linen memiliki serat yang tebal

Bisa dikatakan kain linen memiliki serat yang lebih tebal dibandingkan dengan serat kain yang lain. Inilah yang membuat kain linen sangat berkualitas, dengan serat kain yang lebih tebal maka kain linen lebih kuat saat dipegang.

  • Kain linen adem saat dipakai

Bahan kain linen sangatlah adem, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan untuk gamis atau hijab. ketika menggunakan pakaian dengan bahan linen, anda akan merasa nyaman karena bahannya adem saat dipakai.

  • Tekstur kain lembut

Kain linen terbuat dari serat alami, sehingga sudah pasti memiliki tekstur kain yang lembut. Kain linen saat diraba terasa halus. Tak heran jika banyak orang yang suka dengan bahan ini.

  • Serabut kain yang tidak terburai

Serabut kain pada kain linen tersusun rapi, tidak seperti bahan kain yang terbuat dari kapas (cutton).

 

Kelemahan

Dibalik kelebihan, tentu pasti ada kelemahan. Begitu pula dengan kain linen yang memiliki kelemahan sebagai berikut!

 

  • Bahan kain linen tergolong berat

Kain linen tergolong kain yang berat, sehingga sangat susah ketika dicuci atau dikeringkan. Meskipun tergolong ke dalam kain yang berat, namun untuk mengantisipasinya kain linen memiliki beragam jenis kain linen seperti kain look atau pun lainnya yang memiliki bahan yang tidak terlalu tebal.

  • Serat bahan kain linen mudah terurai

Karena kain linen memiliki serat yang berukuran besar, hal inilah yang menyebabkan serat kain linen mudah terurai. Untuk menghindari hal ini, anda harus paham betul cara merawat kain linen secara baik dan benar.

Adapun cara perawatan kain linen yang baik dan benar adalah sebagai berikut!

    • Ada kain linen yang dapat dicuci, ada yang tidak. Sehingga anda harus paham betul kain linen yang dapat dicuci dan mana yang tidak dapat dicuci. Ciri-ciri kain linen yang dapat dicuci yakni memiliki permukaan yang lebih lentur dan tidak rata sedangkan yang tidak dapat dicuci yakni kain yang memiliki permukaan kain yang kaku dan rata
    • Sebelum mencuci kain linen, sebaiknya anda menghilangkan noda atau kotoran yang menempel pada kain tersebut
    • Saat mencuci, sebaiknya anda mencampur deterjen yang dicampur dengan air hangat
    • Hindari mencuci kain linen menggunakan pemutih, karena dapat merusak serat kain tersebut
    • Saat merendam kain linen, sebaiknya jangan lama-lama. Cukup dikucek pelan-pelan saja
    • Jemur pakaian dengan cara dibalik, jangan dikenakan sinar matahari secara langsung
    • Saat menyetrika kain linen, sebaiknya menyetrika dalam keadaan masih lembab atau belum terlalu kering. Tujuannya untuk merapikan kain yang kusut
    • Jika pada pakaian yang berbahan dasar linen memiliki hiasan ornament-ornamen, sebaiknya tutup dengan kain tipis baru menyetrika bagian atasnya untuk menghindari kerusakan ornament
    • Hindari melipat pakaian kain linen, cukup digantung saja.

Nah, begitulah kelebihan dan kekurangan serta cara merawat pakaian dengan bahan dasar linen. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sahabat. Deprintz, buat usaha jadi mudah!

Share

Related Post