Desain grafis merupakan hal yang penting bagi semua pebisnis dan menjadi faktor pendukung visual dalam sebuah produk. Selain itu, desain juga membantu anda untuk lebih memahami dunia, dengan tren yang memungkinkan untuk mengikuti perkembangan zaman.  Dalam hal seni, seorang desainer harus memahami tren yang lagi booming agar hasilnya berbeda dan menyesuaikan kebutuhan pasar.

Desain grafis merupakan salah satu faktor penting untuk menentukan selera masyarakat. Oleh karena itu, deprintz memberikan 6 desain grafis yang akan menjadi tren di tahun 2020. Let’s check out!

Tema Warna

 

 

Masyarakat seringkali bosan dengan halaman web yang biasa, aplikasi seluler, dan poster. Dalam sebuah perusahaan, web dan poster menjadi hal yang sangat penting sebagai promosi pemasaran produknya. Oleh karena itu, pentingnya memikirkan dan menyelaraskan warna adalah hal yang penting dalam desain.  Tema warna yang harus diperhatikan adalah cerah dan warna warni. Tahun 2020, perpaduan warna cerah akan menghiasi layar aplikasi web dan seluler user. Karna warna cerah dianggap lebih menggugah selera dibandingkan warna yang soft.

Namun, bukan berarti warna cerah hanyalah satu-satunya tren tema warna yang mendominasi. Warna gelap pun masuk ke dalam mode. Warna gelap yang dimaksud adalah warna hitam, bukan hijau gelap atau biru gelap. Warna hitam identik dengan elegan dengan desain yang minimalis juga sangat menarik jumlah pengunjung yang cukup besar.

Situs komunitas desainer Everest adalah contoh nyata. Pada tahun 2019, ia menerima gelar “Desain Terbaik Bulan Ini” menurut Awwwards. Telegram X, Messenger, Skype adalah contoh dari instant messenger yang telah menambahkan tema gelap ke dalam desainnya. Untuk menambhah desain warna yang cerah dengan hitam, anda harus berhati-hati saat memadukannya. Pilihlah warna merah atau kuning agar terlihat hangat dan tidak membuat warna bertabrakan. Elemen warna juga harus kecil dan dalam jumlah terbatas, jika tidak warnanya akan terlihat tidak serasi.

 

Deformasi Visual

 

 

Deformasi visual lebih identik dengan desain yang merubah bentuk atau posisi dimana letak desain yang ditonjolkan lebih menarik perhatian dan kemungkinan orang lain untuk melihatnya tidak akan berpaling. Dengan kata lain, para desainer membuat penonton mempertimbangkan semua elemen untuk menggambarkan esensi dari gambar tersebut sehingga orang yang melihat lebih memahami arti dari desain yang disampaikan.

Faktanya, sebagian besar otak kita dibangun berdasarkan pola, salah satunya adalah pola lurus dan simetris. Kebanyakan 90 % kasus enggan melihat gambar yang sulit untuk dimengerti atau pola yang tidak sesuai. Dengan desain menggunakan deformasi visual adalah menciptakan rasa dinamisme gambar untuk menambah ketertarikan orang untuk melihat desain yang sudah anda buat. Ditambah lagi dengan informasi atau pesan dari gambar tersebut mudah untuk dimengerti.

 

Gardient

 

 

Banyak sekali orang yang bosan dan tidak tertarik dengan desain yang biasa dan membosankan. Bisa dikatakan desain yang ditampilkan monoton. Dengan hal ini, beberapa tahun terakhir ini deain gradient sudah berkembang sangat aktif dengan “transisi warna” yang lebih beragam. Tren ini merupakan tren baru dalam desain grafis yag harus melewati tahap eksperimental.  Hal ini merupakan pemisahan antara beberapa warna atau transisi dari warna satu ke warna yang lain.

Desain grafis dengan tren gradient ini bisa anda kombinasikan antara warna putih dan hitam, merah dengan orange, warna biru dengan ungu atau warna yang tidak kompatibel untuk dipadukan. Gradient merupakan tren yang paling sering digunakan dalam desain grafis, hal ini karena hampir semua desainer menggunakannya.

 

Pola Futuristik

 

 

Pola futuristik merupakan elemen grafis tunggal atau keseluruhan gambar. Pola ini terkesan lebih unik. Semakin berkembangnya suatu zaman, pola futuristik menjadi pola yang banyak digunakan oleh beberapa perusahaan besar. Misalnya, desain BBC Two yang sudah di rebranding yang relative baru dengan versi yang lebih berwarna dan sesuai dengan tren modern.

Pola futuristik dapat membuat imaginasi anda menjadi penuh. Dengan desain yang luas, unik dan membuat pola ini menjadi pola paling cocok digunakan untuk produk atau bahan promosi usaha anda.

 

3D

 

 

3D merupakan karya yang memberikan efek lebih hidup. Seperti yang anda ketahui, proyek 3D saat ini sudah memenuhi di setiap industri, baik industri film, website, game, percetakan, logo, arsitektur, animasi dan masih banyak lagi lainnya. Hal ini dikarenakan 3D mudah diserap untuk informasi dan lebih menarik mata untuk melihat.

Anda bisa mengkombinasikan 3D dengan pola futuristik dengan animasi yang memiliki gradient puncak keterampilan dikemas menjadi tiga dimensi. Hal ini bisa menjadi platform dan ide yang fresh untuk direalisasikan para desainer. Dengan begitu, para pengguna akan merasa puas dengan melihat karya yang begitu unik dari desain percampuran 3D dengan pola futuristik.

 

Minimalis

 

 

Tren minimalis sudah sangat berkembang, dan tidak surut dari tahun ke tahun. Namun, dalam halaman web, konsep minimalis masih relative baru untuk digunakan. Minimalis salah satu tren desain yang dapat menarik perhatian hanya dalam waktu 8 detik. Konsep minimalis adalah lebih memusat perhatikan pada pesan yang ingin diungkapkan. Namun, dalam konsep minimalis anda harus dibatasi oleh penggunaan warna yang berlebih, biasanya menggunakan warna hitam dan putih. Namun, anda tetap bisa menambahkan warna apa saja namun tetap menggunakan batasan yang tidak terlalu mengganggu pesan yang ingin anda sampaikan.

 

Nah, itulah 6 tren desain grafis yang bisa anda lakukan di tahun 2020 sebagai bahan promosi ataupun penunjang usaha anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda ya sahabat. Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post