Seperti yang anda tahu, bahwa masker kain saat ini lagi in di tengah wabah corona yang merajalela ini. Gerakan masker kain ini didukung oleh Pemerintah agar masyarakat menggunakannya saat ada keperluan di luar rumah. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang mulai berburu masker kain dan tidak sedikit pula masyarakat yang ikut jualan masker kain. Hal inilah yang menyebabkan penjualan kain meningkat dengan ramainya permintaan masker kain.

Namun, tidak semua bahan kain cocok untuk dijadikan masker, jadi anda harus cermat dan teliti dalam memilih kain yang tepat.  Hasil penelitian tim Cambridge University pada tahun 2013 yang membandingkan beberapa masker mulai dari masker bedah hingga masker produk rumahan dengan menggunakan beberapa bahan. Penelitian ini dilakukan dengan cara melihat daya perlindungan masker yang dites dengan menyemprotkan materi berukuran 0,02 mikron (mirip dengan ukuran virus penyebab covid-19) menggunakan aerosol spray. Selain masker bedah yang aman digunakan untuk menangkal virus 89%, namun penggunaan masker bedah ini hanya diprioritaskan untuk tenaga medis saja. Adapun bahan yang diuji oleh peneliti adalah sebagi berikut!

 

Sarung Bantal Biasa

Kain ini merupakan kain yang biasa digunakan untuk sarung bantal biasa dengan tekstur yang halus. Biasanya kain sarung bantal ini menggunakan bahan kain katun, kain sutra atau kain beludru. Bahan kain ini sangat cocok digunakan untuk masker kain karena 57 % mampu menjadidaya pelindung dari materi lain seperti virus atau polusi. Selain mudah didapat, kain ini juga mampu memberi proteksi yang cukup dan nyaman saat digunakan untuk beraktivitas.

 

Kaos Katun 100 %

Kain ini merupakan kain yang mudah diperoleh dan sangat disarankan untuk bahan masker. Selain memberi proteksi yang cukup, masker menggunakan jenis kain ini juga sangat nyaman ketika digunakan serta tidak mudah basah atau lembab karena pernapasan sehingga nyaman saat digunakan. Masker ini juga diuji dan mampu menjadi daya pelindung 51 % dari materi lain atau mikroorganisme lain.

 

Kain Katun Campuran

Kain katun campuran artinya campuran antara kain katun dengan bahan kain lainnya. Kain ini mampu menjadi 70 % daya pelindung dari mikroorganisme lain. Kain katun campuran juga bisa jadi pilihan anda untuk membuat masker kain, akan tetapi jangan dicampur dengan bahan sintesis karena kain sintesis memiliki daya serap air yang kurang baik, sehingga masker anda dapat mudah lembab. Oleh karena itu, upayakan campuran kain katunnya adalah kain-kain yang mengandung daya serap yang tinggi atau bukan bahan sintesis sehingga bagus untuk menggunakan masker.

 

Kantong debu vacuum cleaner

Bahan ini biasanya digunakan untuk wadah debu yang berada di vacuum cleaner. Bahan ini memiliki daya pelindung dari mikroorganisme lain sebanyak 86 %. Namun, bahan ini tidak disarankan untuk dipakai sebagai masker karena memiliki bahan yang teralu tebal dan juga kaku. Sehingga, masker ini dapat mengganggu system pernapasan anda.

 

Serbet Piring

Serbet piring ternyata mampu menjadi daya pelindung masker sebesar 73 % dari mikroorganisme lain. Namun sayangnya, bahan ini tidak memiliki pori yang baik sehingga dapat mengganggu pernapasan. Jadi, anda akan terasa tidak nyaman ketika menggunakan bahan ini jika dijadikan masker.

 

Sarung bantal antimikroba

Sarung bantal ini mampu menjadi daya pelindung sebesar 68 % dari mikroorganisme lain. Namun sayangnya, kain ini terlalu sulit didapat sehingga anda akan susah jika menggunakan bahan ini untuk masker kain.

 

Linen

Kain ini biasanya ditemui untuk membuat pakaian yang terbuat dari serat alami dengan tekstur halus apabila disentuh dan sedikit berkilau. Kain ini juga diteliti mampu menjadi daya pelindung dari mikroorganisme sebesar 62 %. Namun, kain ini mudah rusak jika terkena keringat, jamur atau pemutih kain sehingga untuk masker kurang direkomendasikan.

 

Kain Sutera

Kain ini merupakan kain yang sering digunakan untuk pakaian. Kain ini mampu menjadi daya pelindung 54 % dari mikroorganisme lain. Biasanya bahan ini digunakan untuk gorden, sprei, benang jahit dan lain-lain. Jika digunakan untuk masker bisa tetapi kurang direkomedasikan karena memiliki tekstur yang terlalu halus sehingga ketika digunakan untuk masker akan membuat penggunaan masker kurang kokoh.

 

Syal

Kain syal ini memiliki daya pelindung dari mikroorganisme lain sebesar 49 %. Namun, kain ini tidak cocok digunakan untuk masker kain karena memiliki tekstur yang terlalu tebal dan pori-porinya kurang tertutup.

 

Paper Towel Rangkap dua

Paper towel rangkap dua atau biasa kita sebut tissue merupakan bahan lain yang diteliti dengan daya pelindung hanya 33 % sehingga kurang rekomendasi jika digunakan untuk masker kain.

 

Nah, itulah 10 bahan kain yang diteliti untuk pembuatan masker kain. Jadi, bagi sahabat yang ingin membuat masker sendiri di rumah harus memperhatikan bahan yang ingin dipakai. Jika sahabat ada pertanyaan atau ingin konsultasi bisnis bisa hubungi kami ya. Karena bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Related Post