Dalam dunia printing atau percetakan, bukan hanya kualitas hardware saja yang harus anda perhatikan namun karakter jenis kertas pun penting. Dalam mencetak gambar dengan rosolusi yang tinggi, jangan gunakan karakteristik jenis kertas yang tipis dan permukaan kasarkarena akan mempengaruhi hasil cetak yang tidak sesuai dengan harapan anda.

Agar hasil yang diinginkan terlaksana, maka hasil yang anda cetak harus sesuai. Untuk mendapatkan hasil desain yang sesuai maka karakter jenis kertas seperti dimensi, lebar, tebal, kerataan permukaan dan kecocokan kertas dengan tinta harus diperhatikan.

Anda bisa menentukan kertas yang digunakan dengan mengetahui karakter jenis kertasnya itu sendiri. Saat anda mengetahui karakteristiknya, keuntungan yang anda dapat adalah dapat meminimalisir pengeluaran serta mendapatkan hasil cetak yang bagus. Adapun 7 karakteristik jenis kertas dalam dunia printing yang wajib anda tahu adalah sebagai berikut!

 

  1. Art Paper dan Art Carton

Kertas ini merupakan kertas HVS premium karena memiliki permukaan yang licin. Biasanya, art papr ini digunakan untuk mencetak leaflet, poster, dan brosur. Art paper memiliki ukuran yang hampir mirip dengan kertas HVS yakni cukup bervariasi. Beratnya sendiri mulai dari 85 gram sampai dengan 150 gram.

Selain art paper,ada juga yang namanya art carton dengan struktur bahan yang mirip. Art carton biasnya digunakan untuk membuat kalender, kartu nama, kartu undangan, atau katalog. Beratnya art carton mulai dari 190 gram sampai dengan 400 gram.

 

  1. HVS

Biasanya, kertas ini paling sering digunakan di fotocopy untuk mencetak dokumen yang gampang dikenali dengan struktur yang tidak begitu halus. Kertas HVS terbuat dari bubur kertas yang tidak ada kandungan lignin atau terbuat dari perekat antar serat di dalam pohon. Kertas ini pn dibagi menjadi beberapa jenis dilihat dari ukuran, mulai dari A0 sampai A10 dengan berat 70 gram sampai 310 gram.

  1. Ivory

Kertas ivory biasa ditemukan untuk membuat dan mencetak poster. Kertas ini hampir mirip dengan art paper dan carton, bedanya terdapat pada warna. Warna kertas ivory biasanya tidak seputih dan secerah kertas art paper atau art carton. Selain itu, kertas ivory hanya memiliki satu permukaan yang licin. Tidak hanya untuk membuat poster, namun kertas ini pula sangat cocok untuk mencetak buku agenda dan kertas kemasan produk.

 

  1. Fancy Paper

Bisa dibilang, kertas ini adalah kertas cadangan jika tidak ada kertas art paper atau kertas art carton dalam mencetak kartu undangan atau kartu ucapan selamat. Bahan ini juga sering digunakan untuk kerajinan tangan atau material desain grafis karena memiliki berat yang lebih cocok dibandingkan kertas yang lain. Untuk ukuran, kertas fancy paper ada ukuran A4 dan A3 yang memiliki tebal 180 gram sampai 230 gram.

  1. Kertas Jasmine

Kertas ini merupakan kertas premium yang sering menjadi alternatife dalam pembuatan undangan. Karakteristik kertasnya sedikit lebih tebal dan memiliki efek glitter warna-warni. Kertas ini memiliki harga yang cukup mahal dibandingkan art paper atau fancy paper.

  1. Kertas Glossy

Kertas ini biasanya digunakan untuk mencetak foto. Permukaan pada kertas ini putih mengkilap sehingga sangat cocok untuk mencetak foto. Kertas ini memiliki beberapa jenis mulai dari sticker photo paper yang biasanya digunakan untuk mencetak sticker. Selain itu, ada premium glossy photo paper yang biasa digunakan untuk mencetak foto berkualitas tinggi.

  1. Kertas Buffalo

Kertas ini menjadi kertas yang paling banyak digunakan setelah kertas HVS. Kertas ini biasa digunakan untuk membuat cover agenda, makalah, bahkan buku. Berat kertas ini mulai dari 220 gram dan 250 gram. Kertas ini sering juga menjadi alternatif untuk mencetak cover dokumen karena memiliki warna yang beragam.

 

Nah, itulah 7 karakteristik jenis kertas yang biasa digunakan dalam percetakan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda ya sahabat. Bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post