Dalam bisnis sablon, penggunaan tinta yang tepat menjadi salah satu faktor hasil yang akan didapat. Jika anda menggunakan tinta dengan kualitas yang baik, maka hasil yang akan anda dapat pun baik. Begitupun sebaliknya, jika anda menggunakan jenis tinta yang kurang tepat, maka hasil yang akan anda dapat pun kurang maksimal.

Pada kesempatan ini, deprintz akan memberikan penjelasan mengenai 2 jenis tinta yang sering digunakan dalam sablon. Dua jenis ini adalah tinta sablon water based dan tinta sablon plastisol based.  Untuk mengetahui kualitas dari jenis tinta ini, tentu yang harus dilihat adalah kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu, berikut adalah penjelasan mengenai dua tinta ini dilihat dari kelebihan dan kekurangannya.

 

Tinta Sablon Water Based

 

Sumber : id.aliexpress.com

 

Tinta ini merupakan jenis tinta yang hasilnya akan sangat halus. Bahkan, ketika sudah selesai disablon ke dalam kaos, anda tidakdapat merasakan lapisan tintanya pada bahan. Hal ini dikarenakan tinta water based merupakan tinta dengan kemampuan menutup yang sangat rendah (low coverage). Jadi, tinta ini tidak cocok digunakan dikaos yang gelap.

Jika anda ingin menggunakan tinta ini pada kaos yang gelap, sebaiknya campurkan dengan bahan kimia yang dapat membuat hasil lebih terang. Tapi biasanya, warna yang dihasilkan pun tidak akan konsisten. Adapun kelebihan dan kekurangan dari tinta sablon water based adalah sebagai berikut!

 

Kelebihan

    • Pada permukaan sablonnya lebih halus dibandingkan tinta yang lain
    • Tinta ini menggunakan bahan alami sehingga cocoknya lebih ke bahan yang terang
    • Karena kemampuan menyerap yang bagus, tinta ini sangat nyaman saat digunakan karena mampu membuat anda tidak berkeringat

 

Kekurangan

    • Bahan yang digunakan tidak boleh gelap, sehingga penggunaan kaos yang terbatas
    • Akurasi warna yang dipilih dan dicetak kurang bagus
    • Warna yang dicetak tidak akan tahan lama sehingga cepat pudar

 

Tinta Sablon Plastisol Based

 

Sumber : catatdulu.blogspot.com

 

Jenis tinta ini merupakan tinta yang paling banyak dilakukan pada saat proses sablon kaos. Sehingga, tinta ini memang cocok digunakan untuk usaha karena hasil warna yang lebih akurat. Segala macam bahan bisa menggunakan tinta ini sehingga tidak aka nada masalah. Namun, hasil cetaknya boaanya akan terasa lebih tebal dan kasar, itu karena tinta berada di atas bahan dan tidak menyerap ke bahan.

Untuk mengatasi hal tersebut, lebih baik menggunakan bahan kaos yang lembut agar tintanya tidak terlalu tebal atau kasar. Selain itu, tinta plastisol tidak ramah lingkungan dibandingkan tinta water based. Adapun kelebihan dan kekurangan pada tinta plastisol adalah sebagai berikut!

 

Kelebihan

    • Memiliki kemampuan menutup bahan yang sangat bagus (good coverage)
    • Bentuk tinta solid sehingga tidak akan terlalu membuang buang tinta saat memakainya
    • Bahan yang digunakan tidak ada batasan
    • Bisa dicampur dengan bahan aditif lainnya untuk mendapatkan hasil yang lebih halus

 

Kekurangan

    • Hasil sablonnya lebih tebal dan kasar
    • Karena tertutup tinta yang cukup tebal, sehingga udara tidak bisa menembus ke dalam bahan. Jadi, sedikit lebih panas ketika menggunakannya
    • Bahan yang digunakan tidak ramah lingkungan

Itulah 2 jenis tinta yang bisa anda pilih untuk proses sablon. Tinta water based dan plastisol based memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Namun, dengan mengetahui masing-masing kelebihan dan kekurangannya, anda dapat memilah mana tinta yang lebih cocok untuk anda gunakan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan mempermudah usaha yang akan dijalankan. Deprintz, buat usaha jadi mudah!

Share Artikel ini

Related Post