Kaos distro merupakan kaos yang menjadi pilihan banyak orang. Selain desainnya bagus, namun bahkan bahan yang digunakan pun sangat berkualitas. Biasanya kaos distro menggunakan bahan dasar dari kaos cotton combed. Cotton combed merupakan bahan katun yang paling halus dan sudah mengalami proses penyisiran (combed) terlebih dahulu sebelum dipintal menjadi gulungan benang.

Dengan proses tambahan tersebut, tak heran jika harga bahan cotton combed lebih mahal dibandingkan dengan bahan katun regular. Selain proses tersebut, kaos cotton combed lebih berkualitas dan benangnya pun lebih kokoh. Bahan cotton combed tidak hanya digunakan untuk pembuatan kaos, tetapi bisa digunakan pada produk seperti bed cover, taplak meja, sarung bantal dan guling serta lain-lain.

Bahan cotton combed memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Adapun untuk kelebihannya adalah sebagai berikut!

 

Biasanya, bahan cotton combed ini digunakan untuk membuat kaos, baik kaos T-shirt atau kaos polos (berkerah). Bahan cotton combed memiliki keunggulan sebagai berikut!

    • Karena bahan kaos cotton combed sangat halus pada permukaannya, sehingga ketika bergesekan dengan kulit tetap terasa nyaman.
    • Selain nyaman. Bahan cotton combed dapat menyerap keringat dan bahkan terasa dingin.
    • Sangat aman digunakan bagi mereka yang memiliki alergi atau kulit mudah iritasi karena tidak ada campuran zat kimia pada kaosnya.

 

Sumber : blog.porinto.com

 

Tentu dari kelebihan, ada kekurangan pada bahan cotton combednya. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut!

    • Bahan ini sangat mudah terkena jamur apabila terlalu lama disimpan di tempat lembab karena bahannyayang alami
    • Meskipun memiliki kualitas yang baik dan kuat, yakni memiliki kemampuan menyerap air dan keringat sehingga mudah rusak ketika direndam terlalu lama.

 

Untuk meminimalisir terjadinya kekurangan tersebut, maka penting kiranya anda mengetahui cara perawata kaos cotton combed guna menjaga kualitasnya agar tetap baik. terutama karena bahan cotton combed mudah terkena jamur dan tidak bisa direndam terlalu lama. Berikut beberapa tips merawat kaos cotton combed!

 

    • Biasakan untuk tidak merendam kaos cotton combed terlalu lama, rendam secukupnya saat mencuci kaos cotton tersebut
    • Kaos bewarna dan kaos putih dipisah untuk menghindari kelunturan dan merusak kaos putihnya
    • Kaosnya jangan disikat karena dapat merusak bahan yang lembut dan merusak sablonnya apabila ada.
    • Menjemur kaos secara terbalik yakni bagian dalam yang dijemur agar mencegah warnanya menjadi pudar pada kaos akibat pancaran sinar matahari
    • Cuci secara manual dan jangan menggunakan mesin cuci agar menghindari kerusakan tekstur dan pori-pori kaosnya
    • Setrika kaos cotton combed dalam keadaan yang benar-benar kering agar tekstur yang tidak terlipat dapat halus kembali
    • Apabila terkena noda, segera bersihkan agar tidak membekas dan sulit dihilangkan nantinya
    • Usahakan tidak menggunakan kaos untuk tidur agar tidak mudah kotor karena terkena keringat di leher dan akibat debu kotoran pada seprei tempat tidur.

 

Dengan melakukan tips diatas, diharapkan kualitas bahan cotton combed dan sablonnya akan tetap selalu terjaga dan tidak mudah rusak serta memudar warnanya dalam jangka waktu yang lama. Dengan penjelasan di atas, anda bisa memahami bahan cotton combed secara rinci agar kaos nya tetap dalam keadaan yang berkualitas baik.

Untuk anda yang mau membuka usaha kaos distro, pastikan untuk mengetahui hal dasar diatas jadi bisa tahu referensi yang pas agar memiliki kualitas kaos yang tetap baik pada usaha distro anda. Semoga artikel ini bermanfaat, karena bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post