Perkembangan teknologi semakin canggih, dimana perkembangan itu terbukti dengan munculnya berbagai mesin-mesin usaha yang sudah banyak membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha, salah satunya adalah usaha printing.

Usaha printing di Indonesia sudah menjamur bahkan mewabah ke seluruh Indonesia. Bahkan menurut Watkins, 2012 menyebutkan bahwa printing dianggap salah satu kebutuhan primer manusia. Maka dari itu, tak heran jika usaha dalam bidang printing merupakan usaha yang sangat digandrungi banyak orang.

Menurut Yoga Aryanto, selaku senior VP Machinery dan HETO BFI Finance mengatakan bahwa “Berdasarkan proyeksi Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), pada tahun 2018 lalu percetakan masih prospektif dengan mencatat pertumbuhan sebesar 5 %”. Itulah alasan mengapa mesin-mesin di dunia printing pun semakain berkembang salah satunya adalah mesin Digital Printing.

Mesin digital printing diataranya, yakni seperti Mesin Solvent dan Eco solvent (Indoor outdoor), Mesin Latex, Mesin Tekstil dan Mesin UV. Nah, kali ini saya akan membahas mengenai mesin-mesin tersebut.

 

Mesin Indoor dan Outdoor

 

Hasil Printer Mesin Outdoor

 

Mesin ini sangat populer dikalangan pebisnis printing, bahkan hampir disetiap jasa digital printing menggunakan kedua mesin ini. Mesin indoor dan outdoor merupakan salah satu mesin digital printing yang biasanya digunakan untuk mencetak banner. Printer outdoor terkenal dengan sebutan solvent sedangkan indoor terkenal dengan sebutan eco solvent.

 

  • Mesin digital printing Indoor (Eco solvent)

Mesin digital printing jenis ini lebar standard sebesar mencapai 1,6 meter dan 1,8 meter. Tinta yang digunakan pada mesin indoor sendiri adalah tinta eco-solvent dan hampir semua printhead yang digunakan adalah dari Epson. Mesin ini digunakan biasanya untuk print pada bahan yang dapat dilihat dari jarak dekat. Bisa dikatakan print pada bahan seperti albatross dan luster yang digunakan untuk membuat x-banner atau sejenisnya. selain itu, mesin ini juga dapat digunakan untuk mencetak bahan sticker dan flexi.

 

  • Mesin digital printing outdoor (Solvent)

Bagi pengusaha digital printing, mesin outdoor merupakan mesin yang sangat digemari. Dibandingkan dengan yang indoor, mesin digital printing outdoor ini memiliki area yang lebih lebar dan luas yakni mencapai 3,2 meter sampai dengan 5 meter. Namun, yang umum digunakan adalah ukuran yang 3,2 meter.

Tinta mesin ini menggunakan tinta solvent yang harus disesuaikan dengan printhead yang dipakai karena tidak semua mesin outdoor menggunakan printhead yang sama. Biasanya mesin outdoor digunakan untuk mencetak bahan flexi yang dipakai untuk pembuatan banner. Dengan area kerja yang lebar, bahan yang dicetak dapat langsung satu roll tanpa harus di potong terlebih dahulu. Selain itu, mesin digital printing outdoor dapat dibuat pada bahan seperti sticker dan lainnya.

 

Mesin UV

 

Hasil Printing Mesin UV

 

Mesin UV adalah mesin yang menggunakan tinta UV (Ultra Violet) dengan karakteristik tinta yang berbeda dari tinta-tinta lainnya seperti tinta solvent / eco solvent / dye yang umum dipakai. Mesin UV terdiri dari dua jenis yang bergantung pada aplikasinya, yakni diantaranya :

 

  • Roll to Roll

Jenis ini menggunakan media yang digulung dalam rol seperti mesin digital printing pada umunya. Jenis ini umumnya digunakan untuk mencetak iklan yang menggunakan media outdoor , khususnya bagi anda yang memiliki orderan banyak dengan biaya perawatan yang rendah. Media yang biasa digunakan adalah untuk mencetak pada mika atau plastik transparan.

 

  • Flatbed

Berbeda dengan yang roll, jenis ini digunakan untuk mencetak material yang lebih kaku atau padat seperti kaca, acrilyc, kayu dan lainnya. Terdapat dua jenis adopsi untuk teknologi mesin flatbed yaitu :

Pertama, yang digunakan adalah system belt atau ban berjalan. Media diletakkan diatas ban berjalan lalu melewati print head yeng bergerak ke arah kiri dan kanan. Kelemahan teknologi pertama ini terletak pada ketahanan beltnya, terutama ketika anda menggunan bahan material yang berat sehingga belt mudah molor.

Kedua, karena keadaan itu maka dibuatlah printer flatbed UV menggunakan meja yang lebih kokoh. Yaitu material diletakkan diatas meja dan disedot oleh vacuum agar tidak bergerak kemana-mana. Gerakan print head ini dapat bergerak secara maju mundur, kiri kanan dan naik turun.

 

Mesin HP Latex

 

Hasil dari Mesin HP Latex dari solusipratama.co.id

 

Mesin printer latex merupakan mesin yang hampir mirip dengan mesin UV yakni samasama berfungsi untuk mencetak berabagai macam media seperti vynil, tekstil, film, dan papers. Namun perbedaan dari mesin latex dan mesin UV adalah dari hasilnya yaitu jika mesin UV timbul namun mesin UV ini tidak timbul.

Mesin Printer HP latex memiliki flesibilitas yang memungkinkan pengguna untuk memperluas jangkauan kepada market baru termasuk soft signage. Selain itu, mesin ini juga memiliki kecepatan yang cukup bagus karena dapat mencetak dua sisi secara bersamaan.

Penerapan mesin latex dapat diterapkan diberbagai macam pengaplikasiannya yakni outdoor signage dan advertising, kebutuhan iklan penjualan retail, Spanduk vynil untuk acara dan pameran, stiker kendaraan serta membuat wallpaper dan juga dekorasi pada lantai. Maka dari itu, mesin ini salah satu mesin yang cukup populer dikalangan pelaku usaha digital printing.

 

Mesin Tekstil

 

Hasil Printing Mesin Tekstil

 

Mesin tekstil berbeda dengan ketiga mesin lainnya yakni biasanya mesin tekstil ini digunakan untuk mesin berbahan dasar kain seperti membuat bahan jersey, handuk ataupun boneka. Mesin tekstil memiliki dua jenis mesin yakni :

  • Mesin Sublimasi

Mesin sublimasi tidak dapat di cetak langsung pada media kain yang anda gunakan, namun harus melalui transfer paper terlebih dahulu. So, transfer paper di print terlebih dahulu barulah di press pada kain menggunakan mesin hot press (biasanya menggunakan mesin hot press roll).

Kelebihan menggunakan tinta sublime adalah hasil yang tak mudah luntur (apabila menggunakan tinta sublime dengan kualitas yangbaik). Untuk ptinternya hampir sama dengan mesin digital printing indoor hanya perbedaannya terletak pada tinta yang digunakan yakni menggunakan tinta sublime.

 

  • Mesin Direct to Tekstil

Berbeda dengan printer sublime, mesin ini dapat dicetak secara langsung pada media kain yang anda gunakan. Sama halnya seperti DTG, namun perbedaannya terletak pada area kerja dan fungsinya. Kalau DTG kecil dan biasanya digunakan untuk printer kaos, sedangkan jika Direct to Tekstil digunakan untuk kain yang berukuran besar seperti pembuatan pada sprei, gorden dan sofa.

 

Ditarik kesimpulan bahwa mesin-mesin digital printing diatas memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Namun, sama-sama fungsinya sebagai mencetak bahan atau material yang anda gunakan. Sehingga, anda dapat membandingkan mana yang lebih cocok anda gunakan untuk usaha yang ingin anda kembangkan. Dengan berbagai penjelasan diatas anda dapat mengetahui perbedaan dan fungsi yang ada pada masing-masing mesin digital printing yang sering dipakai oleh pebisnis.

So, dengan demikian semoga dari penjelasan diatas anda dapat menelaah lebih lanjut mengenai berbagai macam mesin-mesin digital printing. Oke, semoga bermanfaat ^^

Share

Related Post