Pada umumnya, white transfer paper digunakan untuk mencetak di berbagai jenis kain. transfer paper berfungsi sebagai media keluaran dari desain yang anda buat. Desain yang sudah disalurkan di transfer paper, selanjutnya akan dipindahkan ke kain tertentu (bisa kaos, baju, sablon dan sebagainya) untuk dijadikan desain tersebut secara permanen di atas kaos.

 

Pemindahan desain dari transfer paper ke dalam kain dibantu dengan mesin heat press untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Sebelum anda mulai menggunakan transfer paper untuk proses cetak, anda memerlukan beberapa persiapan diantaranya adalah sebagai berikut!

 

  • Desain

Desain sesuai keinginan dan kebutuhan anda, dengan cara mencetak ke dalam transfer papernya terlebih dahulu. Anda bisa mencetak dengan beragam printer dengan kualitas yang baik.

  • Kain atau kaos

Persiapkan kaos atau baju yang ingin anda desain. Kain atau kaos sebagai media untuk pemindahan desain dari transfer papernya. Kaos yang dipersiapkan harus warna putih supaya hasilnya lebih tajam dan maksimal.

  • Mesin Press

Persiapkan mesin press kaos dengan suhu sekitar 185 derajat celcius dengan waktu 20 detik. Namun, jika anda menggunakan bahan kain yang tebal, tingkatkan lagi suhunya agar desain ditempel secara sempurna.

  • Kertas Teflon

Ketrtas ini merupakan kertas anti panas untuk menghantarkan suhu panas dari mesin press ke dalam kaos supaya lebih stabil.

 

Setelah anda sudah mempersiapkan beberapa perlengkapan diatas, anda bisa mulai proses cetaknya dengan langkah-langkah sebagai berikut :

    1. Atur posisi kain atau kaos di atas permukaan mesin press dengan rapid dan pastikan tidak ada yang melengkuk. Untuk menghindari kain kusut, sebaiknya anda mengepress satu kali terlebih dahulu dengan suhu yang sama tetapi dengan waktu yang lebih cepat.
    2. Letakkan transfer paper di atas kaos, letakkan dengan bagian yang terdapat gambar atau desain ke sisi permukaan kaos, bukan ke mesin pressnya.
    3. Melapisi bagian atas transfer paper dengan menggunakan kertas Teflon agar mendapatkan suhu yang rata di setiap sisi kaos.
    4. Mulai lakukan prosedur mesin press pada transfer paper dank ain dengan menyetting suhu 185 derajat celcius dan waktu pengepressan selama 20 detik. Setelah itu, press dan tekan media cetaknya.
    5. Jika waktu press kaosnya sudah selesai waktu pengepressan yakni 20 detik (ada bunyi tut), maka buka mesin pressnya dan lepas transfer papernya yang masih menempel pada kain atau kaos. Kelupas kertas transfer paper ketika posisi kaos masih panas, karena jika tidak segera dikelupas maka transfer paper akan menempel terus di kaos dan tidak bisa dibuka.

 

Nah, begitulah bahan dan proses untuk mencetak kaos dengan menggunakan transfer paper sebagai media perantaranya. Oleh karena itu, jika anda ingin mencoba proses cetak kaos menggunakan transfer paper alangkah baiknya jika anda memperhatikan bahan dan langkah yang harus dilakukan dengan benar diatas. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat untuk anda sahabat!

Share

Related Post