Kendala atau masalah yang terjadi pada mesin saat proses itu adalah hal yang lumrah terjadi. namun, dengan kendala tersebut, tentunya proses pembuatan anda akan terganggu. Parahnya lagi, jika kendala itu terus berlangsung maka bisa menimbulkan kerusakan pada mesin. Untuk itu, perlunya penanganan dalam memperbaiki kendala yang terjadi pada mesin tersebut.

Banyak orang yang masih belum memahami bagaimana mengatasi masalah pada mesin laser engraving, sehingga langsung menjudge bahwa mesin perlu perawatan ke tukang service. Padahal, seharusnya hal yang dilakukan adalah mengecek terlebih dahulu apakah benar-benar rusak atau masih bisa ditangani sendiri karena hanya sekedar gejala kecil.

Dengan begitu, penting sekali bagi pengguna mesin laser cutting engraving mengetahui analisa trouble mesin laser sehingga saat terjadi masalah, maka anda bisa melakukan penanganan yang paling tepat. Oleh karena itu, ada beberapa masalah pada mesin laser cutting dan cara mengatasinya yakni sebagai berikut!

 

Hasil potongan yang tidak rapi dan tidak lurus

Kendala yang pertama yakni hasil potongan yang tidak rapi dan tidak lurus. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, mulai dari bahan yang dipotong atau diukir tidak cocok dengan jenis mesin dan bisa juga karena rel yang kotor. sebelum masuk keranah pembahasan kendala, perlu diketahui bahwa mesin grafir memiliki 2 jenis yakni mesin grafir metal dan mesin grafir non metal.

Kalau mesin grafir metal digunakan untuk memotong dan menggrafir bahan metal seperti stainless, besi, kuningan, aluminium dan lain-lain. Kalau mesin grafir non metal merupakan mesin grafir yang digunakan untuk memotong media yang berbahan dasar non metal seperti kayu, bamboo, kertas, mdf, tripkek, dan jenis lainnya.

Perlu anda ketahui, jangan menggunakan mesin grafir non metal untuk memotong atau menggrafir bahan metal seperti besi dan lainnya, hal inilah yang menyebabkan hasil potong menjadi tidak rapi. Hal yang harus anda lakukan adalah menyesuaikan mesin dan media yang dipakai. Selain itu, masalah lainnya adalah karena rel yang kotor membuat hasil potongan laser tidak maksimal. Hal yang perlu anda lakukan adalah membersihkan rel dan memberi pelumas supaya terhindar dari korosi serta tahan terhadap gesekan. Dengan memberi pelumas juga sangat berguna untuk menghilangkan asap yang menempel pada bantalan rel.

 

Sistem Pembuangan Angin Tidak Berfungsi

Saat anda memotong bahan kayu, acrylic dan bahan non berminyak lainnya maka biasanya kotoran sisa dari potongan bahan itu mudah tersedot oleh penyedot udara dan tidak lengket. Namun, jika anda menggunakan bahan seperti kulit, kotoran biasanya akan menempel di dalam turbin sehingga membuat penyedor udara menjadi kotor sehingga menghambat keluarnya udara dan kotoran. Hal itu menyebabkan terganggunya jalan rel potongan.

Agar pembuangan angina bekerja dengan baik, anda harus membersihkannya dengan cara mematikan mesin dan vakum lalu lepaskan vacumnya dari mesin. Sedot setiap kotoran dengan penyedot debu, lalu bersihkan semua sisa kotoran yang ada di turbin secara hati-hati agar turbin tidak rusak. Kemudian, vakum dinyalakan tanpa menempelkan pada mesin untuk memastikan bahwa turbin sudah bersih dan berfungsi dengan baik. jka sudah selesai, maka pasang kembali alat penyedot udara pada mesin laser cuttingnya.

 

Sinar Laser Tidak Keluar

Saat proses potong atau ukir berlangsung, jangan panik atau bingung ketika sinar laser meredup. Hal ini dipicu beberapa hal seperti tidak adanya tekanan air, power supply mati atau kebocoran air pada tabung lasernya.

Jika system pendinginan air tidak beroperasi atau tekanan air terlalu rendah sehingga tidak memadai dalam mendinginkan tabung laser maka yan terjadi adalah sinar laser tidak muncul. Hal yang harus anda lakukan adalah mengecek ketersediaan air agar selalu memadai sehingga system pendinginan dapat beroperasi kembali secara maksial, dengan beroperasinya system pendingin akan membuat sinar laser muncul kembali.

Selain itu, sinar laser tidak muncul juga diakibatkan karena power suppy yang mati. Jika hal ini terjadi, jangan membuka atau memperbaiki power supply sendiri karena berbahaya. Voltase kerja internal power supply mencapai 20.000 volt atau lebih sehingga lebih aman jika diservice dengan orang yang ahli.

Apabila air untuk pendinginan sudah ada dan power supply baik-baik saja namun sinar laser masih juga tidak muncul, hal ini bisa diakibatkan oleh terjadinya kebocoran pada tabung laser. Hal yang harus anda perhatikan adalah memastikan tabung laser dipasang dengan dikunci dan presisi. Selain bocor, bisa juga tabung lasernya retak sehingga mengakibatkan kebocoran air dan mengakibatkan tabung lasernya mati total. Hal yang harus anda lakukan jika ini terjadi adalah memasang tabung laser dengan benar dan memastikan air yang masuk pada tabung laser tidak berlebihan.

Nah, itulah 3 masalah yang sering terjadi pada mesin laser engraving dan cara mengatasinya. Dengan mengetahui hal ini, maka anda akan dengan mudah mengecek dan mengawasi mesin laser cutting anda supaya berjalan dengan baik dan maksimal. Semoga bermanfaat, karena bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post