Dunia industri semakin berkembang belakangan ini. Mulai dari usaha souvenir, kaos custom sampai dengan berbagai usaha lainnya. Nah, belakangan ini ada salah satu metode terbaru dalam usaha kaos custom dimana metode ini lagi hits di Negara China. Metode ini sama halnya dengan metode sablon kaos Direct To Garment (DTG) yakni sama-sama dilakukan langsung di atas media kainnya, hanya saja perbedaannya terletak pada proses yang dilakukan.

 

Apa sih teknik DTF itu?

Sebelum membahas lebih lanjut bagaimana perhitungan bisnisnya, maka anda harus mengetahui terlebih dahulu pengertian mesin DTF. DTF merupakan metode direct transfer film dimana menggunakan film sebagai alat transfer desain ke media yang anda inginkan. Mesin ini menggunakan tinta pigment untuk mencetak desain yang anda inginkan. Selain itu, yang beda dari DTF adalah ada hitter dan dryer nya satu paket dengan mesin. Sehingga hasilnya langsung jadi. Nah, kecenya dari mesin DTF ini adalah cost produksinya yang rendah dibandingkan metode teknik sablon lainnya. Kira-kira, berapa sih investasi yang harus kita miliki dan berapa sih keuntungan perbulan ketika orderan sepi, sedang dan ramai.

 

Apa Saja Kelebihan mesin DTF?

Setelah mengetahui pengertian dari mesin DTF ini, anda harus mengetahui apa saja sih kelebihan pada mesin DTF ini. Berikut kelebihan-kelebihan yang ada pada mesin DTF.

  1. Cost produksi yang rendah
  2. Bisa diaplikasikan ke semua jenis kain
  3. Hasil cetakan yang lebih tajam dibandingkan teknik Lain
  4. Bisa di aplikasikan ke media padat

 

Mau lihat bagaimana mesinnya dan fitur-fiturnya, cek video ini yuk!

 

Kapan ya balik modal mesin ini? Yuk kita telisik bareng-bareng!

Nah, berikut perhitungan bisnis yang bisa anda range kira-kira sedahsyat apa sih metode DTF dalam dunia persablonan. Oke, tidak perlu banyak basa-basi, kita mulai untuk perhitungannya yuk!

 

PERHITUNGAN BISNIS DTF (direct transfer film)

INVESTASI AWAL
Printer ATLAS DTF 600BT Rp 170.000.000
Mesin heat press ATLAS 40 x60 Rp     5.500.000
Komputer Rp     5.000.000
UPS offline 1200VA Rp     2.500.000
Stavolt 3000VA Rp     2.500.000
Biaya tak terduga Rp     2.500.000
TOTAL Rp 188.000.000

 

Kira-kira, biaya produksinya gimana ya?

BIAYA PRODUKSI
Kaos polos Rp      30.000
Tinta pigment CMYK per liter Rp    885.000 (Rp 885/ml)
Tinta pigment white per liter Rp 1.340.000 (Rp1.340/ml)
Kertas PET FILM 1roll Rp 2.750.000 (bisa jadi 500x dengan ukuran 30 x 40cm @Rp5.500/lembar)

 

Powder lem 1kg Rp 279.000

 

Kita cek analisa bisnisnya yuk!

Untuk mencetak design pada kaos diperlukan biaya sebesar:

  • 1 pcs kaos Rp 30.000
  • 1 lembar PET FILM Rp 5.500
  • 1.92ml tinta white Rp 2.572
  • 1.2ml tinta CMYK Rp 1.062
  • 1.92gr powder Rp 536

 

Jadi total biaya produksi 1 kaos adalah Rp 39.670

untuk harga kaos jadi dengan design di pasaran Rp 80.000

 

Biaya operasional per bulan berapa ya?

BIAYA OPERASIONAL per BULAN
LISTRIK dll Rp  2.500.000
Gaji operator Rp   4.000.000
Gaji finishing Rp   3.000.000
Biaya lain lain Rp   1.000.000
TOTAL Rp 10.500.000

 

Kira-kira, Kapan ya balik modalnya?

Nah, balik modal pada setiap bisnis bergantung pada banyaknya orderan. Dalam berbisnis, pasti ada fasenya sepi, sedang dan juga ramai. Jika orderan sepi tentu modal yang anda keluarkan akan cukup lama kembali. Namun, Jika orderan ramai tentu modal yang anda keluarkan akan cepat kembali. Oleh karena itu, kali ini kita buat analisa bisnis ketika orderan lagi sepi, sedang dan ramai. Check this out!

 

Saat Orderan SEPI

 

 

  • PERKIRAAN ORDERAN 24 kaos/hari
  • harga produksi 24 x Rp 39.670 = Rp 952.080 x 25 hari = Rp 23.802.000
  • harga jual 24 kaos/hari x Rp 80.000 = Rp 1.920.000 x25 = Rp 48.000.000
  • profit kotor Rp 48.000.000 – Rp 23.802.000 = Rp 24.198.000
  • profit bersih Rp 24.198.000 – Rp 10.500.000 ( biaya operasional ) = Rp 13.698.000
  • maka akan BEP Rp 188.000.000 (investasi awal) : Rp 13.698.000 (profit bersih) = 13.7 bulan

 

Saat Orderan SEDANG

 

 

  • PERKIRAAN ORDERAN 48 kaos/hari
  • harga produksi 48 x Rp 39.670  = Rp 1.904.160 x 25 hari = Rp 47.604.000
  • harga jual 48 kaos/hari x Rp 80.000 = Rp 3.840.000 x25 = Rp 96.000.000
  • profit kotor Rp 96.000.000 – Rp 47.604.000 = Rp 48.396.000
  • profit bersih Rp Rp 48.396.000 – Rp 10.500.000 ( biaya operasional ) = Rp 37.896.000
  • maka akan BEP Rp 188.000.000 (investasi awal) ; Rp 37.896.000 (profit bersih) = 5 bulan

 

Saat Orderan RAMAI

 

 

  • PERKIRAAN ORDERAN 60 kaos/hari
  • harga produksi 60 x Rp 39.670 = Rp 2.3480.200 x 25 hari = Rp 59.505.000
  • harga jual 60 kaos/hari x Rp 80.000 = Rp 4.800.000 x25 = Rp 120.000.000
  • profit kotor Rp 120.000.000 – Rp 59.505.000 = Rp 60.495.000
  • profit bersih Rp Rp 60.495.000 – Rp 10.500.000 ( biaya operasional ) = Rp 49.995.000
  • maka akan BEP Rp 188.000.000 (investasi awal) : Rp 49.995.000 (profit bersih) = 3.7 bulan

 

Bagaimana, sudah siapkah berbisnis kaos custom menggunakan mesin DTF? Bisa ditarik kesimpulan bahwa bisnis kaos custom bergantung pada cara marketing setiap pebisnis. Semakin banyak yang terjual perhari maka semakain cepat modal kembali, tentunya keuntungan yang didapat pun semakain banyak. Jika dalam kondisi ramai, maka hanya dalam waktu kurang dari 4 bulan saja modal seharga 188 juta bisa kembali. Amazing bukan?

Tapi, perlu diketahui bahwa perhitungan di atas merupakan analisis bukan suatu kepastian. Alangkah lebih baik jika anda mencoba perhitungan sendiri dengan cara mensurvey harga-harga yang ada di pasaran. Semakin banyak survey yang anda lakukan, maka semakin pasti perhitungan yang anda buat. Jika ada yang ingin anda pertanyakan atau konsultasi bisa hubungi deprintz sekarang juga. Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Related Post