Berbicara tentang printing, saat ini yang lagi booming dan naik daun adalah printing UV. Printing UV merupakan printing ke segala media yang sangat digemari di era yang semakin kreatif ini. Banyak pebisnis printing menganggap bahwa printing UV merupakan mesin disegala media yang rekomended untuk usaha. Mengapa? Ulasannya akan dibahas pada artikel ini secara lengkap dan jelas berikut ini!

 

Apa sih printing UV?

Printing UV merupakan teknologi keluaran terbaru sebagai perkembangan mesin digital printing yang menggunakan sinar Ultra Violet (UV) sebagai pengering tinta printnya. Mesin ini merupakan mesin masa depan yang memiliki kualitas sangat baik dengan hasil yang tajam dan mampu mencetak di berbagai media seperti kayu, keramik, aluminium, acrylic, kertas, plastic, pvc, besi, mdf dan lain sebagainya.

 

Mengapa harus printing UV?

Selain bisa untuk di berbagai media, printing UV pun sangat ramah lingkungan dan cenderung tidak berbau. Sehingga, membuat mesin ini jadi incaran para pebisnis untuk mengembangkan usahanya di berbagai media. Selain itu, banyak sekali jenis bisnis yang sudah digeluti oleh pebisnis dengan menggunakan printing UV diantaranya adalah sebagai berikut :

 

  • Printing Casing Hp

 

 

Hp merupakan kebutuhan yang sekarang bisa dibilang sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Oleh karena itu, dengan peran penting Hp tersebut tentu casing Hp menjadi sorotan utama yang bisa dilakukan oleh para pebisnis. Casing Hp selain bisa melindungi Hp dari benturan, tentu menjadi trend model Hp yang lebih kekinian. Apalagi jika menggunakan printing UV, tentu beragam model atau desain bisa dibuat dengan hasil yang sangat tajam dan bagus.

 

  • Printing Custome E-Toll

 

 

Selain booming untuk casing Hp, printing UV juga cocok digunakan untuk membuat beragam custome E-toll. Dengan bantuan mesin UV, kartu E-toll menjadi lebih menarik dan banyak diminati oleh masyrakat pengguna roda 4 itu. Printing custome e-toll inilah yang bisa anda coba jadikan bisnis yang membangun di masa depan.

 

  • Printing Tumbler

 

 

Jika berbicara tumbler, tentu banyak sekali penggunanya. Dimulai dari anak-anak sampai orang dewasa kerap sekali menggunakan tumbler sebagai botol minum serbaguna yang simple dan bisa dibawa kemana-mana. Dengan sentuhan printing UV ke tumbler, tentu membuat tumbler itu menjadi lebih menarik dan unik. Hal inilah yang bisa anda jadikan peluang di masa depan.

 

Itu 3 contoh peluang bisnis booming menggunakan printing UV yang lagi rame di dunia printing. Dengan printing UV, anda bisa bisnis multifungsi yakni mencetak di berbagai media terutama casing hp, custome e-toll dan tumbler. Inilah alasan mengapa anda harus menggunkan printing UV untuk memulai suatu bisnis di masa depan. Peluang usaha yang lain pun bisa anda coba disini!

 

Keuntungan Printer UV?

Keuntungan printing UV sangat beragam mulai dari cara kerja sampai dengan hasil yang didapat. Secara lebih jelas, keuntungan printing UV adalah sebagai berikut!

  • Cara kerja printing UV hanya menyemprot di atas permukaan dan tidak sampai terserap.
  • Tinta UV yang digunakan lebih ramah lingkungan dan cenderung tidak berbau dibandingkan tinta yang lain.
  • Hasil printing UV lebih tajam dan detail dibandingkan yang lain, hal ini dikarenakan tinta printing langsung kering sehingga tidak menyerap di medianya.
  • Hampir disegala media bisa diprint dengan printing UV, sehingga 1 mesin anda bisa mencetak diberbagai media.
  • Ketahanan hasil printing UV lebih awet dan tahan lama meskipun berada di area outdoor (cuaca panas, dingin, hujan) serta kuat terhadap gesekan.
  • Lebih variatif pada produk printing, karena memiliki tinta tambahan selain tinta warna dasar CMYK.

(Baca Mau tau ragam printing UV yang Bagus? Ada disini)

 

Produksi printing UV terbilang  ribet atau mudah?

Dalam penggunaannya, mesin UV terbilang sangatlah mudah. Ada 5 tahapan proses printing UV yang harus anda ketahui, yakni sebagai berikut!

    • Desain (Desain gambar apapun sesuai dengan yang anda inginkan)
    • Membuat cetakan atau titik cetak sesuai dengan ukuran cetak pada media yang digunakan (Casing Hp, E-tol, tumbler, acrylic dan sebagainya).
    • Proses pelapisan warna dasar hitam dan putih. Jangan lupa atur tinggi sesuai dengan media yang digunakan.
    • Lakukan proses cetak sesuai dengan desain yang sudah dibuat
    • Tunggu sampai proses cetak selesai.

 

Mau lihat proses kerjanya? lihat video di bawah ini!

 

 

Mau bisnis printing UV , berapa sih modalnya?

 

 

Adapun alat yang anda perlukan untuk memulai sebuah bisnis printing UV adalah mesin UV (bisa flatbed atau roll to roll). Untuk modalnya sendiri dalam pembuatan printing casing hp sebagai berikut!

  • 1 Unit Mesin UV LED Roll Printer Infiniti 1802 : Rp 199.900.000,-
  • 1 Unit Komputer untuk Desain casing : Rp 5.000.000,-
  • Biaya Desain Grafis                         : Rp 4.000.000,-
  • Biaya Tak terduga : Rp 5.000.000,-
  • Total Modal awal Total Modal awal   : Rp 213.900.000,-

 

Kira-kira, berapa bulan sih modal bisa kembali?

Biaya Operasional

  • Biaya Ink Sublimasi

1 ml tinta                    : Rp 3.000,

Sedangkan, 1 meter persegi perlu 4 CC (ml) tinta maka

1 ml tinta x 4 CC         : Rp 3.000 x 4  = Rp 12.000/m2

Untuk biaya cleaning, memerlukan 2 CC (ml) tinta maka

1 ml tinta x 2 CC         : Rp 3.000 x 2  = Rp 6.000/m2

Biaya tinta dan Celaning ( Rp 12.000 + Rp 6.000 )                            : Rp 18.000,-

  • Estimasi Biaya Listrik untuk Operasional / 1 bulan : Rp 2.000.000,-                                                                      
  • Total Biaya Operasional : Rp 2.018.000,-

 

Analisa Bisnis

Harga Jual ( Pendapatan ) Usaha Printing Casing Hp

  • Harga jual Casing dengan High Resolution Rp 75.000,-
  • Asumsi orderan rata-rata 20 casing/hari per Hi-res
  • Biaya Hires Asumsi per satuan casing

( Harga jual / Asumsi rata-rata orderan per hari yaitu Rp 75.000 / 20 pcs ) = Rp 3.750,-

  • Laba bersih/m2

( Harga jual Casing Hi-Res – asumsi Hires per satuan casing  yaitu Rp 75.000 – Rp 3.750 ) = Rp 71.250,-

  • Laba bersih/hari

( Laba bersih/m2 x rata-rata orderan sehari yaitu Rp 71.250 x 20 ) = Rp 1.425.000

  • Jadi Laba bersih/bulan (25 hari) = Rp 35.625.000,-

 

Harga jual diatas merupakan harga rata-rata yang saya estimasi melalui pembulatan perhitungan. Dari simulasi perhitungan diatas menghasilkan BEP (Break Event Point) sebagai berikut :

      • Nilai provit = Nilai Omzet (Laba bersih) – Biaya Operasional = Rp 625.000,- – Rp 2.018.000,- = Rp 33.607.000,- / Bulan
      • BREAK EVENT POINT = Nilai Investasi Awal: Nilai Profit per bulan = Rp 213.900.000,- : Rp 607.000,- = kurang lebih 6,3 Bulan Investasi anda akan kembali

Infografis : Analisa Bisnis Printing UV

 

Berikut cara jualan dengan hasil yang memuaskan!

Dalam memasarkan sebuah produk, tentu anda membutuhkan sebuah promosi. Untuk mempromosikannya, ada beberapa cara berikut ini!

 

  • Menggunakan media sosial

Media social merupakan platform yang paling gampang digunakan untuk mempromosikan suatu bisnis atau produk yang anda jual. Anda bisa mempromosikan di Instagram foto hasil-hasil dari printing UV, membuat halaman mengenai foto dan video hasil printing UV di fanpage facebook, membuat video mengenai cara printing uv berproduksi di youtube dan media sosial lainnya.

 

  • Daftar ke Google My Business

Google meluncurkan fitur bernama google my business. Nah, anda bisa memanfaatkan fitur ini untuk daftarkan hasil UV printing anda di google bisnisku. Keuntungan mendaftarkan hijab printing yakni nanti bisnis anda akan ditampilkan oleh Google di setiap perangkat baik desktop, ponsel, tablet ataupun perangkat lainnya. (Baca : Cara Mudah Daftar Google Bisnisku)

 

  • Membuat Blog dengan menulis artikel tentang printing UV

Anda bisa mengulas setiap detail hasil printing UV anda dengan tulisan yang menarik. Anda bisa mem-posting review dari pelanggan anda atau motif yang lebih detail ke dalam blog anda. Dengan begitu, orang lain akan lebih mengerti secara detail penjelasan mengenai produk yang anda jual yakni hasil printing UV.

 

Tantangan bisnis printing UV, Ini Solusinya!

 

 

Setiap bisnis pasti memiliki tantangan yang harus anda hadapi. Seperti halnya printing UV, memiliki kendala saat menggunakannya. Kendala pada mesi UV menjadi tantangan terbesar bagi pebisnis. Ada beberapa kendala yang wajib anda ketahui mengenai mesin UV dan solusi yang bisa anda lakukan sebagai berikut!

 

  • Tinta putih cepat buntu

Hal ini tidak akan terjadi apabila menghindari mesin dari sinar matahari secara langsung, selalu membersihkan setelah menggunakan mesin, jangan lupa mengocok tinta putih sebelum dituang pada botol atau tabung tinta pada printer UV agar tidak menggumpal ataupun mengendap.

  • Pompa air yang buntu

Hal ini bisa diatasi jika anda rajin membersihkan air yang sudah terlihat kotor atau jika air sudah dipegang seperti berlendir. Jika sudah terlihat berlendir, maka gantilah dengan air bersih minimal 2 x sehari. Jika tidak, hal ini akan menyebabkan pompa buntu yang bisa menyebabkan lampu UV pun rusak.

  • Lampu UV Mati

Hal yang menyebabkan lampu UV mati, bisa jadi pendingin tidak berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, user harus mengecek kabel power, lampu UV & switt. Untuk mengatasi switt yang rusak apabila terdeteksi, maka beberapa hal yang bisa anda lakukan adalah :

    • Mengecek komponen switt yang memiliki 2 seri
    • Untuk mengetahui switt mana yang berfungsi atau tidak maka gunakan alat multitester
    • Apabila ada switt yang terdeteksi tidak berfungsi dengan baik, maka gantilah komponen switt yang baru
    • Jika sudah diganti, namun lampu UV masih mati maka ganti komponen switt dan kabel power dengan yang baru.
  • Karet pompa capping rusak

Jika hal ini terjadi bisa berdampak pada cleaning yang tidak berjalan maksimal, hasil print yang jelek, head yang mudah buntu, tidak sempurnanya nozzle check atau bisa juga karena adanya trouble pada karet pompa yang robek, menyusut atau melar. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa hal yang harus anda lakukan yakni sebagai berikut!

    • Melakukan perawatan rutin dengan membersihkan bagian karetnya
    • Gunakan stick cleaner dan cairan cleaner berwarna putih/bening.
  • Gesekan antara sensor dan panel mesin

Jika hal ini terjadi maka akan membuat hasil print yang kurang presisi saat setelah melakukan print dasar dengan tinta putih, namun ternyata pewarnaan hasilnya bleset atau bergaris. Hal ini dapat kembali seperti sediakala dengan meregangkan sedikit jarak antara sensor dengan panel kurang lebih 0,5 sampai 1 ml.

 

Berikut Pengusaha Sukses menggunakan mesin UV dan Acrylic

 

Nah, itulah penjelasan mengenai peluang usaha printing UV yang sedang booming di pasaran. Jika anda membutuhkan konsultasi atau kebutuhan mesin UV yang paling bagus untuk memulai bisnis bisa hubungi deprintz. Bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

KLIK DISINI UNTUK HUBUNGI KAMI!

Share

Related Post