Dalam kehidupan yang semakin membutuhkan perekonomian yang cukup banyak ini, banyak pebisnis yang merambah kedalam dunia usaha yang beraneka ragam. Namun, kendala utama para pebisnis adalah menghitung modal dan biaya operasional serta omzet yang akan didapat.

Selain itu, besarnya ketakutan untuk memulai sebuah bisnis adalah dengan pertanyaan kapan modal yang sudah dikeluarkan itu kembali. Dengan berbagai alasan tersebut, banyak pebisnis yang mengurungkan niatnya untuk memulai usaha dan menunda keinginan untuk usaha itu. Padahal, ketika anda sudah memiliki strategi yang tepat maka uaha anda akan berkembang dengan pesat dan modal yang anda keluarkan akan kembali dalam kurun waktu yang cepat.

Maka dari itu, dengan adanya permasalahan yang terjadi itulah saya akan membahas perhitungan bisnis Jasa potong/tekuk menggunakan Mesin Fiber Laser HSG (3015) Raycus sebagai media untuk memotong plat tembaga, alumunium, besin dan plat metal yang lainnya. Secara garis besar saya membuat asumsi perhitungan bisnis sebagai berikut!

 

Biaya Investasi awal (Modal)

  • 1 Unit Mesin Laser HSG 500W (3015) Raycus : Rp 698.101.000,- (USD 49.900)
  • 1 Unit Komputer untuk Operasi mesin : Rp 5.000.000,-
  • 1 Unit Stabilizer : Rp 3.000.000,-
  • Biaya Tak terduga : Rp 5000.000,-

  • Total Modal awal : Rp 711.101.000,-

 

BIaya Operasional

  • Gaji Karyawan Rp 3.000.000,-
  • Estimasi Biaya Listrik untuk Operasional / 1 bulan : Rp. 6000.000,-
  • Biaya Tabung Laser ( Estimasi ± Rp 1000/menit x 8 jam/hari x 25 hari ) : Rp. 12.000.000,-

  • Total Biaya Operasional : Rp. 21.000.000,-

 

Analisa Bisnis

Harga Jual ( Pendapatan ) Jasa Mesin Laser Cutting

  • Harga Jasa Potong/Tekuk di Pasaran Rp. 3.000,- / 2 meter
  • Sehari dapat membuat sampai dengan 4.000 meter/Hari
  • Biaya Jasa Potong sehari yakni (4.000 meter : 2 meter) x Rp 3.000 yakni Rp Rp 6.000.000

  • Total OMZET Jasa Mesin 1 Bulan(25 Hari) Rp. 150.000.000,- / Bln

 

Harga jual diatas belum termasuk harga material. Harga material tergantung material apa yang anda gunakan. Dari simulasi perhitungan diatas menghasilkan BEP (Break Event Point) sebagai berikut :

  • Nilai profit = Nilai Omzet – Biaya Operasional = Rp. 150.000.000,-  ̶  21.000.000,- = Rp. 129.000.000,- / Bulan
  • BREAK EVENT POINT = Nilai Investasi Awal: Nilai Profit per bulan = Rp. 711.101.000,- : Rp. 129.000.000,- = 5,5 Bulan Investasi anda akan kembali

 

Bisnis potong plat metal memang memerlukan biaya yang cukup fantastis, yakni hamper satu milyar. Jika dihitung-hitung menurut asumsi yang sudah saya jelaskan diatas modal anda akan kembali hanya dalam kurun waktu setengah tahun, malah belum sampai setengah tahun modal anda pun kembali.

Perlu anda garisbawahi yakni perhitungan diatas hanyalah asumsi yang diambil dari survey yang saya lakukan. Sehingga, perhitungan diatas tidak bisa dijadikan patokan pasti untuk anda jadikan pedoman. Jika anda ingin mendapatkan hasil analisa yang lebih pasti baik kiranya anda lakukan survey sendiri. Semakin banyak survey yang anda lakukan, maka semakin cepat anda mendapatkan perhitungan dengan pasti tanpa sekedar asumsi. So, berbisnis yuk! Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share

Related Post