Bisnis tekstil merupakan bisnis yang sudah semakin berkembang belakangan ini. Seperti yang sudah diketahui, banyak sekali penjelasan tentang printing tekstil di blog ini. Mulai dari pengertian, beragam mesin yang booming, serta manfaat dan fungsi printing tekstil. Nah, dengan beragam macam fungsi itulah anda dapat membuka peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Dalam membuka suatu bisnis, anda wajib memperhitungkan segala sesuatu mulai dari modal dan juga hasil yang akan didapat. Tentunya, memperhitungkan segala sesuatunya untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Untuk itu, perhitungan yang matang diperlukan dalam membuka suatu usaha, contoh salah satunya adalah printing tekstil.

Berikut perhitungan bisnis jasa printing tekstil yang wajib anda ketahui!

 

Biaya Investasi awal (Modal)
  • 1 Unit Mesin Printing sublime ATLAS                                     : Rp 85.000.000,-
  • 1 Unit Mesin Heat Roll Press                                                 : Rp 125.000.000,-
  • Biaya Tak terduga                                                                  : Rp 5.000.000,-

  • Total Modal awal                                                                     : Rp 215.000.000,-

 

Biaya Operasional
  • Biaya Gaji Operator : Rp 3.500.000,-
  • Biaya Ink

1 Liter tinta Sublim (1000 CC)                                      : Rp 350.000,-

1 CC                                                                             : Rp 350,-

Sedangkan, 1 meter persegi perlu 20 CC (ml) tinta maka

1 ml tinta x 20 CC       ( Rp 350 x 20 CC )                   = Rp 7.000/m2

  • Biaya Transfer Paper = Rp 6.000/m2
  • Biaya Listrik per m2 = Rp 10.000,-
  • Total Biaya Operasional = Rp 23.000,-

 

 

Analisa Bisnis

Harga Jual ( Pendapatan ) Jasa Printing Tekstil

  • Asumsi Harga Jasa Printing Kain Rp 85.000,-
  • Asumsi orderan rata-rata Normal 50/m2
  • Laba bersih/m2

( Harga jual Hasil Printing – biaya operasional  yaitu Rp 85.000 – Rp 23.000 )        = Rp 62.000/m2

  • Laba bersih/hari

( Laba bersih/m2 x rata-rata orderan per m2 yaitu Rp 62.000 x 50 ) = Rp 3.100.000,-

  • Jadi Laba bersih/bulan (25 hari)

= Rp 77.500.000,- – Gaji Operator

= Rp 77.500.000,- – Rp 3.500.000,-

= Rp 74.000.000,-

 

Harga jual diatas merupakan harga rata-rata yang saya estimasi melalui pembulatan perhitungan. Dari simulasi perhitungan diatas menghasilkan BEP (Break Event Point) sebagai berikut :

  • BREAK EVENT POINT = Nilai Investasi Awal: Nilai Profit per bulan = Rp 215.000.000,- : Rp 74.000.000,- = kurang lebih 2,9 Bulan Investasi anda akan kembali

 

Nah, itulah contoh perhitungan usaha jasa printing tekstil yang bisa anda coba saat ingin memulai suatu usaha. namun, perlu anda ketahui bahwa perhitungan diatas bukanlah suatu kepastian, melainkan asumsi atau perhitungan rata-rata yang ada di kota Surabaya. Alangkah baiknya, jika anda membuat perhitungan sendiri dengan melihat biaya di masing-masing daerah.

Dengan begitu, anda akan mendapatkan perhitungan usaha yang lebih akurat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sahabat!

Share

Related Post