Perkembangan kreatifitas sablon membuat banyak kalangan yang memulai bisnis ini. Selain sablon menggunakan mesin DTG, ternyata ada sablon yang menggunakan polyflex. Polyflex merupakan bahan yang biasa digunakan untuk membuat sticker. Sama halnya seperti sablon polyflex yang artinya sebagai sablon digital yang menggunakan bahan sejenis sticker/vynil yang ditempelkan dengan cara di press (tekan) pada pakaian anda menggunakan mesin press.

Cara kerja sablon polyflex tergolong cukup mudah, yakni dengan mengcutting bahan polyflex yang sudah di desain menggunakan mesin cutting seperti jinka pro ataupun mesin cutting lainnya yang sudah terintergrasi dengan komputer. Setelah dicutting, sticker yang sudah siap itu ditempel pada pakaian lalu press menggunakan mesin press.

Sablon dengan menggunakan polyflex merupakan sablon yang bersifat elastis dan tahan terhadap tarikan. Namun, walau tahan terhadap tarikan anda harus hati-hati dalam penggunaan. Bukan berarti jika ditarik terus-menerus dia akan tahan, semua tergantung perawatan yang anda lakukan. polyflex ini biasanya diaplikasikan pada kaos, jersey, olahraga, jaket dan lain-lain.

Lantas, apa saja sih kekurangan dan kelebihan pada sablon menggunakan polyflex? Berikut adalah kelebihan dan kekurangannya.

 

Kelebihan

  1. Proses yang cenderung cepat dan sangat mudah dilakukan
  2. Biayanya lebih murah dan terjangkau
  3. Bisa sablon dengan desain berbeda dalam satu kaos
  4. Hasil yang lebih presisi dan sangat rapi
  5. Bahan yang tersisa tidak banyak terbuang
  6. Lebih awet dan tahan lama (namun, perlu digarisbawahi bahwa awet dan tahan lama jika menggunakn bahan yang berkualitas bagus. Maka dari itu, gunakan bahan-bahan yang terpilih)
  7. Warna tidak akan pudar walaupun dicuci berulang kali

 

Kekurangan

  1. Pilihan warna tidak banyak (namun, kekurangan satu ini dapat diakali dengan proses printing)
  2. Mesin yang digunakan terbilang cukup mahal
  3. Belum cukup familiar, sehingga masih asing dalam pelaksanaan.

 

 

Secara garis besar, yang bisa diambil kesimpulan dari kekurangan dan kelebihan sablon menggunakan polyflex adalah memiliki warna yang solid dengan desan yang lebih presisi dari warna satu sampai maksimal 3 spot saja, tidak dapat digunakan untuk gradasi dan separasi. Ukuran yang terdapat pada polyflex pun terbatas, yakni lebar hanya mencapai 28 cm sampai 30 cm saja.

Maka dari itu, jika anda ingin melakukan sablon menggunakan polyflex, hal yang harus anda tahu adalah anda tidak dapat membuat sablon dengan ukuran yang besar. Karena ukuran polyflex sendiri terbatas sesuai dengan mesin cuttingnya.

Dengan penjelasan diatas, apakah anda akan mencoba sablon menggunakan polyflex? Tidak ada salahnya mencoba, apalagi anda yang sangat menyukai sablon. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda ^^

 

 

Share

Related Post