Eco printing merupakan salah satu teknik untuk mencetak ke bahan kain dengan ciri khas yang sangat ramah lingkungan karena menggunakan bahan-bahan alam saat proses pencetakannya. Jika dilihat dari caranya, ada 3 macam cara teknik eco printing yang bisa anda lakukan. diantaranya adalah sebagai berikut!

 

Teknik Pounding (pukul)

Cara ini dilakukan dengan cara meletakkan daun atau bunga di atas kain. Lalu, memukulnya dengan menggunakan palu sebagai salah satu cara paling sederhana yang bisa dilakukan dengan teknik eco printing. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ikuti langkah-langkahnya adalah sebagai berikut!

    1. Persiapkan selembar kain putih, kertas koran untuk alas, palu, tawas, serta bahan pewarna kain seperti daun atau bunga
    2. Bentangkan koran sebagai alas untuk melindungi agar lantai tidak kotor. Lalu letakkan kain diatasnya dengan rapi kemudian ratakan
    3. Letakkan daun dan bunga yang sudh disiapkan di atas kain sebagai bahan pewarna ketika diproses. Pastikan tulang daun menempel pada kain agar hasilnya lebih terlihat alami. Jika ingin menampilkan efek cermin lipat kain untuk menutupi daun, sehingga pola desain akan tampak pada kain bagian atas dan bawah daun. Jika ingin membuat motif di satu sisi, gunakan potongan kain lain untuk menutupi daun sebelum dipukul
    4. Langkah selanjutnya pukul secara merata daunnya sampai getah daunnya terserap dan membentuk daun atau bunga di atas kain. semakin sering dipukul maka warna akan semakin baik
    5. Jika pola sudah terlihat, diamkan selama 15 menit lalu angkat daun dari atas kain. saat sudah dilepas, diamkan kain selama beberapa hari untuk membuat warna daun atau bunga meresap secara sempurna
    6. Setelah dipastikan benar-benar menyerap, maka bilas dengan air yang sudah diberi tawas lalu dijemur tanpa diperas
    7. Setelah kering, kain direndam kembali dengan air tawas untuk melakukan fiksasi selama 1 jam lalu dijemur agar warna daun tidak luntur saat dicuci
    8. Proses selesai.

 

Gambar club.iyaa.com : Cara Pukul pada Teknik Eco Printing

 

 

Teknik Steaming (dikukus)

Cara ini dilakukan dengan cara dikukus. Untuk memulai prosesnya, baiknya terlebih dahulu mempersiapkan alat dan bahannya sebagai berikut :

    1. Kain polos berwarna putih
    2. Daun atau bunga yang memiliki pigmen warna
    3. Kayu atau pipa logam untuk menggulung kain
    4. Talia tau benang untuk mengikat gulungan kain
    5. Gunting, Streamer (alat kukus), kompor portable, cuka, ember, dan air secukupnya.

Adapun langkah-langkah proses pembuatannya adalah sebagai berikut :

    1. Mencelupkan kain polos ke dalam ember yang sudah diisi air dengan campuran cuka menggunakan perbandingan 3:1 lalu peras kainnya
    2. Bentangkan kain di atas meja datar lalu letakkan daun atau bunga secara acak sesuai kemauan anda
    3. Jika sudah cukup, lipat kain menjadi dua sama besar
    4. Letakkan sepotong pipa di bagian bawah kain lalu gulung secara perlahan. Agar tidak terlepas, lilitkan tali atau benang di sepanjang bagian luar gulungan
    5. Cara penggulungan pada eco printing dapat diganti dengan ditumpuk atau diikat kuat
    6. Untuk mendapatkan pigmen warna yang sempurna, maka sebaikan gulungan dikukus selama beberapa saat.
      • Panaskan mesin kukus di atas kompor dengan api sedang
      • Gulungan kainnya dimasukkan ke dalam mesin kukus dan kukus selama 2 jam untuk memindahkan corak alami daun atau bunganya ke kain.
      • Setelah dikukus, keluarkan gulungan kain dan diamkan beberapa saat samai benar-benar dingin
    1. Lepaskan ikatan tali atau benang pada gulungannya
    2. Tunggu sampai kain benar-benar kering lalu dicuci.
    3. Proses selesai.

 

Gambar wargajogja.net : Hasil Cetak Teknik Eco Printing

 

 

Fermentasi daun

Selain kedua cara diatas, anda bisa melakukan teknik eco printing dengan cara fermentasi daun. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

    1. Siapkan selembar bahan kain warna putih, cuka, ember, serta beberapa daun atau bunga yang memiliki pigmen warna
    2. Daun yang ingin dijadikan motif dikumpulkan. Adapun daun yang bisa anda gunakan adalah daun kersen, daun jati, daun belimbing, hingga daun lanang
    3. Daun-daun ini direndam dengan air cuka
    4. Rendaman daun di ari cuka diaplikasikan untuk bahan dasar kain sutera, fungsinya adalah agar warna dan coraknya terlihat setelah jadi
    5. Setelah direndam beberapa saat, daun ditata membentuk motif yang anda inginkan di atas kain. Kemudian tutup dan pukul menggunakan palu atau alat keras lainnya
    6. Saat proses berlangsung inilah, reaksi kimia pada tanaman terlihat karena warna nya mulai meresap ke dalam kain
    7. Dari 6 langkah diatas, anda dapat melihat motif kain yang eksklusif dan menarik.

 

Itulah 3 teknik eco printing yang bisa anda coa di rumah ya sahabat! Cara diatas bisa anda gunakan untuk pembuatan secara manual, jadi hanya cocok digunakan untuk dikonsumsi secara pribadi. Jika untuk usaha, anda bisa gunakan mesin seperti sublime,sablon atau direct to tekstil untuk menghasilkan beragam motif yang diinginkan.

Semoga artikel ini bermanfaat. Deprintz, buat usaha jadi mudah!

Share Artikel ini

Related Post