Teknik printing sangatlah beragam, adanya yang menggunakan proses digital maupun manual. Dahulu, proses printing pada kain biasanya menggunakan proses manual, salah satunya adalah teknik eco printing. Tahukah anda, teknik eco printing merupakan teknik pewarnaan kain menggunakan berbagai bahan alam salah satunya tumbuh-tumbuhan sebagai pentransfer warna dan bentuk ke atas kain. itulah mengapa teknik eco printing merupakan teknik yang sangat ramah lingkungan.

Teknik eco printing ini terbilang sangat sederhana, tidak melibatkan mesin maupun cairan kimia. Prinsip kerja teknik eco printing adalah dengan menempelkan tanaman yang memiliki pugmen warna di atas permukaan kain kemudian direbus di dalam wadah berukuran besar. Jenis tanaman yang digunakan pun tidak semua da nasal, jenis tanaman yang digunakan harus memiliki sensitibitas yang tinggi terhadap panas, hal ini sangat penting dalam hal mengestraksi pigmen warna.

Elemen tumbuhan yang bisa anda gunakan untuk melakukan teknik eco printing adalah daun, bunga, batang, biji, akar atau kulit kayu. Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

 

Alat dan Bahan :

  • Kain putih polos (Baby kanvas, kain sutera alami atau katun)
  • Daun atau tumbuhan lain
  • Ulekan kayu

 

Langkah pembuatan :

  • Permukaan meja kerja dialasi menggunakan kain tebal atau karton
  • Taruh dan posisiskan daun di atas kain, lalu tutup bagian atas menggunakan selembar kain
  • Ketuk daun secara perlahan dengan menggunakan ulekan kayu sampai warna daun mulai terlihat dan tercetak ke kain.

 

Tumbuhan yang dipakai untuk mewarnai bahan kain ini mula-mula diletakkan langsung pada permukaan kain lalu digulung menggunakan kayu, besi atau tongkat. Cara penggulungan ini dapat diganti dengan menumpuk secara berlipat-lipat dan diikat dengan kuat.

Untuk menghasilkan pigmen warna yang sempurna pada tumbuhan tersebut, sebaiknya gulungan kain tersebut dikukus untuk beberapa saat. Pertemuan atau kontak langsung antara kain dan tumbuhan merupakan kunci pada metode kerja eco printing ini. Namun, karena menggunakan tumbuhan yang berbeda-beda, maka hasilnya pun sudah pasti berbeda.

Namun, tak harus menggunakan pakem diatas, anda bisa mengkreasikan berbagai transfer warna lain yang kemudian diaplikasikan menggunakan metode eco printing. Sayangnya, metode ini tidak cocok untuk anda yang ingin membuat nya dalam skala besar atau banyak, karena metode ini hanya cocok untuk anda di rumah yang ingin mencoba membuat dengan teknik sederhana tanpa menggunakan bahan kimia dan mesin atau bisa disebut secara manual.

Jika untuk skala besar, alangkah baiknya menggunakan mesin agar proses printing pada kain pun tak memakan waktu banyak dan hasilnya bisa beragam serta sama. Bagi anda yang ingin usaha printing di kain, bisa menggunakan mesin sublim atau mesin textile. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sahabat!

Share Artikel ini

Related Post