Teknologi semakin canggih, salah satunya di bidang tekstil. Teknologi tekstil kian hari kian berkembang, sehingga banyak teknik yang bisa digunakan. Teknik yang digunakan pada media tekstil sudah sangat banyak sekali seperti sublim, sablon, dan teknik lainnya. Tahukah anda, bahwa teknik printing tekstil tidak hanya out saja, namun saat ini banyak yang sudah mengenal seni printing tekstil terbaru yakni teknik marbling atau biasa dikenal dengan teknik ebru.

Teknik marbling atau ebru merupakan teknik yang pertama kali di temukan oleh masyarakat Turki pada abad ke 13 M. kemudian, seni ebru mulai menyebar ke Negara China dan India bahkan Jepang. Hingga semakin berkembang secara pesat melalui jalur perdagangan ke jalur barat. Di Jepang, teknik ini dikenal sebagai “suminagashi” sedangkan di jalur barat terkenal dengan sebutan teknik marbling.

Hingga akhirnya, seniman Turki semakin memperluas jaringan teknik marbling sampai erabad-abad dengan menjuluki teknik marbling dengan sebutan Ebru yang berarti awan atau Abru yang berarti permukaan air.

 

Bahan utama teknik marbling

Bahan utama yang digunakan pada teknik marbling merupakan bahan yang cukup sulit dicari di Indonesia, sehingga jika anda ingin mencobanya anda harus membeli secara online. Lebih bagus lagi jika anda menemukan alternative dari berbagai bahan yang digunakan untuk menggangitkan bahan uta,a yang akan diulas di bawah. Oleh karena itu, berikut bahan yang digunakan serta langkah yang harus anda lakukan!

 

  1. Kitre dan getah tragacanth (Kitre atau getah tragacanth merupakan getah yang dihasilkan dari pohon berduri yang ada di Negara Turki. Ketika getah ini kering, getah akan berwarna seperti putih tulang. Biasanya, getah ini diproduksi dalam bentu cair dan bubuk).
  1. Tray atau Wadah (Sebagai wadah untuk menampung media lukis).
  1. Pewarna Alami (Pewarna ini berasal dari mineal dan tumbuh-tumbuhan. Pewarna ini biasanya dicampur dengan empedu hewan (cattle gall), hal ini bertujuan untuk membuat mekar ketika pewarna diteteskan ke dalam tray. Anda bisa membelinya secara online)
  1. Peralatan Lukis (Siapkan peralatan lukis sesuai dengan gambar apa yang ingin anda lukis).

 

 

 

View this post on Instagram

 

Water printing dengan Teknik Marbling, sahabat ada yang pernah dengar istilah ini? Teknik Marbling adalah proses cat kain dengan cara mengambang pada permukaan larutan selulosa, agak seperti minyak di atas air. Cat yang mengambang ini kemudian diaduk untuk membentuk gambar pola seperti pada video Dengan teknik ini sahabat bisa memberi motif berbagai macam media, mulai dari sarung bantal hingga permadani waah Original video by : @insider Bagaimana menurut sahabat? Terlihat simple ya, sepertinya bisa coba sendiri dirumah 😁 #deprintz #pusatmesin #lasercuttingmachine #entrepreneur #usahakreatif #pengusahamuda #digitalprinting #mesinindustri #mesincetak #mesindigitalprinting #mesinusaha #pusatgenset #directtogarment #textileprint #waterprinting #marblingart

A post shared by PT. DEPRINTZ (@deprintz) on

Langkah-Langkah

    1. Lelehkan kitre atau getah tragacanth dengan cara mencampurkan tiga sendok getah tragacant dengan air sampai larut. Larutan ini didiamkan selama 2 hari sampai berubah menjadi kental dan lengket. (takaran campuran getah dan air harus pas supaya pewarna bisa berkembang saat diteteskan)
    2. Persiapkan wadah atau tray yang sesuai dengan media yang ingin anda beri lukisan dari teknik marbling ini
    3. Persiapkan pewarna alami yang dicairkan dengan air sampai larut. Semakin banyak warna semakin bagus
    4. Cipratkan warna ke atas larutan getah tragacanth, kemudian teteskan warna yang anda sukai dengan motif sesuka anda, lalu letakkan kertas, bantal atau media lainnya ke atas motif yang sudah anda buat dilarutan tragacanth. Angkat dan dapatkan hasil seni ebru yang indah sesuai dengan motif yang anda buat.

Nah, begitulah seni Ebru atau teknik marbling yang perlu anda tahu. Semoga dengan artikel ini anda dapat menambah wawasan mengenai teknik-teknik printing tekstil yang ada di dunia ya sahabat.

Share

Related Post