Untuk memulai bisnis percetakan, pastinya anda butuh membuat desain yang bagus. Bukan hanya sekedar bagus, namun harus memperhatikan dan paham mengenai dunia percetakan. Bagi yang sudah bergelut pada dunia percetakan, sudah pasti akan sering mendengar berbagai istilah seperti DPI, CMYK dan lain halnya.

Nah, untuk yang sudah bekerja disana sudah pasti mengerti. Namun, untuk mereka yang awam sudah pasti istilah itu adalah hal yang sangat asing ditelinga. Oleh karena itu, pembahasan artikel kali ini adalah mengenai istilah yang wajib anda tahu pada dunia percetakan. Cek ulasannya berikut!

 

  1. CMYK

 

Gambar PrintPlace tentang Warna CMYK

 

CMYK adalah singkatan warna yang terdiri dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat warna ini biasanya digunakan untuk mencetak. Keempat warna ini bisa anda lihat di cartridge pada saat anda membeli printer. Warna yang dihasilkan untuk cetak foto, brosur, kartu nama, majalah, Koran dan hasil percetakan lainnya hampir semuanya menggunakan CMYK.

Printer dapat menghasilkan warna yang beragam pada layar monitor itu karena adanya perpaduan CMYK dengan komposisi yang berbeda-beda. So, sebelum anda mencetak wajib hukumnya untuk anda mengatur warna ke CMYK agar hasilnya sesuai dengan yang anda butuhkan.

 

  1. Bleed

 

Gambar graphicdesign.stackexchange.com tentang Pengertian Bleed

 

Untuk anda yang sering mencetak sesuatu, tentu pernah merasakan hasil foto yang dicetak berdempetan dengan tepi kertas atau alah terpotong sebagaian. Hal ini disebabkan karena masalah pada bleed printernya. Bleed merupakan area yang berada di luar garis potong.

Pada saat anda mendesain sesuatu, anda harus menyertakan bleed pada setiap desain yang dibuat untuk mengantisispasi rendahnya tingkat akurasi pada saat proses percetakan berlangsung. bleed printer berfungsi untuk mencetak gambar di area yang tepat yakni agar tidak melebihi garis potong. Bleed pada printer memiliki lebar yang berbeda-beda, namun sebaiknya anda mengatur bleed minimal ¬Ĺ inci untuk memberi ruang yang cukup ketika proses percetakan berlangsung.

 

  1. DPI

 

Gambar libdiz.com tentang Perbedaan Ukuran DPI

 

DPI merupakan singkatan dari Dot Per Inch yang digunakan untuk menunjukkan kualitas cetak yang anda lakukan. Ketika DPI yang anda gunakan semakin besar, maka hasil yang anda dapat akan semakin jelas. Tetapi, ketika DPI nya semakin besar, tentu ukuran dari file yang dihasilkan pun semakin berat. Ukuran DPI normal pada percetakan biasanya menggunakan 300DPI dan 600DPI. Meskipun DPI yang digunakan sama, namun tidak semua hasil yang didapat pun sama jelasnya karena jelas atau tidak hasil cetak tidak hanya pada DPI saja melainkan jenis kertas dan printernya itu sendiri.

 

  1. Warna Duoton dan Monoton

 

Gambar daniaprilly.blogspot.com tentang perpaduan warna

 

Warna monoton dan duoton sama-sama berasal dari grayscale. Namun perbedaannya terletak warna yang dicetak yakni monoton untuk hitam putih sedangkan duoton untuk mencetak warna selain hitam putih. Printer menghasilkan gambar cetak monoton atau duoton  setelah dipadukan dengan CMYK. Monoton dipadukan dengan warna pada CMYK selain hitam, sedangkan duoton dipadukan dengan warna pada CMYK yang berwarna hitam.

 

Nah, dari keempat istilah tersebut, mana yang belum anda mengerti Sahabat Deprintz?

Share

Related Post