Hi Printzie!

Usaha digital printing atau lebih kita kenal dengan usaha percetakan digital merupakan usaha yang sebagian dari kita sudah cukup dekat dalam kehidupan sehari-hari, seperti cetak foto, fotocopy, cetak brosur, undangan, dan masih banyak lagi.

Namun, memulai usaha digital printing tentu saja tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari menentukan target pasar, modal usaha, sampai dengan promosi.

Nah, itulah kenapa artikel ini Minzie buat. Kamu akan menemukan berbagai tips dalam memulai usaha digital printing yang sudah Minzie kumpulkan dari berbagai sumber.

So, tanpa berlama-lama lagi… Selamat membaca ya!

Apa Itu Usaha Digital Printing?

Seperti namanya, digital printing atau biasa kita mengenalnya dengan percetakan digital merupakan metode percetakan modern yang mana gambar atau tulisan yang sudah didesain sebelumnya dicetak dengan melibatkan teknik digital sebagai media transfer.

Bentuk produk yang dihasilkan dari digital printing pun beragam, mulai dari advertising seperti banner, spanduk, baliho, brosur. Merambah ke dunia mechandising dan garment seperti topi, casing handphone, dan kaos sampai kebutuhan interior seperti wallpaper dinding dan lainnya.

Mengapa Memulai Usaha Digital Printing?

Berbicara tentang peluang usaha, digital printing memiliki prospek yang cerah di masa yang akan datang. Percetakan yang ada saat ini kebanyakan masih memakai cara lama, sedangkan usaha yang menggunakan cara digital belum banyak sehingga peluangnya masih terbuka lebar untukmu.

Ingin tahu alasan lainnya?

1. Target Pasar Luas

Seperti yang Minzie singgung diawal bahwa usaha digital printing memiliki prospek yang bagus. Produk yang dihasilkan oleh usaha ini pun tergolong banyak dan dibutuhkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Mulai dari UMKM, perkantoran, instansi pendidikan, dan lain sebagainya.

2. Produk Digital Printing Beraneka Ragam

Selanjutnya, kamu tidak perlu khawatir memikirkan jenis produk apa yang akan dihasilkan. Karena, ada banyak sekali produk yang dapat diproduksi oleh jenis usaha ini.

Hanya dengan memanfaatkan kertas sebagai media pencetakannya, kamu sudah bisa menghasilkan berbagai macam produk seperti kartu nama, brosur, poster, flyer, cover buku dan lainnya.

3. Permintaan Konsumen Tinggi

Ketiga, usaha digital printing masih termasuk kedalam peluang usaha yang menjanjikan. Tingginya permintaan konsumen tentunya membuat usaha ini masih banyak dicari.

Meskipun di daerahmu berkembang beberapa usaha serupa, usaha digital printing tidak akan kekurangan pelanggan. Seiring dengan berjalannya waktu, permintaan pasar pada usaha ini juga semakin menjamur.

Nah untuk dapat bersaing dengan usaha digital printing lainnya, kamu dapat berinovasi dan berkreasi.

4. Mudah Dijalani Siapa Saja

Seperti yang sudah kamu ketahui, usaha ini menggunakan mesin canggih sehingga siapa saja bisa menjalani usaha digital printing.

Tidak perlu keahlian khusus karena dalam proses pengerjaannya, mesin ini akan bekerja secara otomatis.

Bahkan jika kamu benar-benar tidak handal dalam pengoperasiannya, Deprintz selaku pusat mesin usaha kreatif juga menyediakan layanan pelatihan baik online maupun offline menyesuaikan kebutuhanmu.

5. Selalu Mengalami Kemajuan

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pun semakin meningkat. Dari yang awalnya hanya menggunakan media cetak, kini usaha digital printing sudah merambah ke media lain bahkan pada media keramik seperti mug.

Jadi, kamu harus selalu membaca peluang dan memanfaatkan kesempatan agar usahamu semakin maju dan bersaing dengan kompetitor lain. Nah dalam hal ini kreativitas juga sangat dibutuhkan untuk menarik pelanggan.

Perkembangan Usaha Digital Printing di Indonesia

Inovasi teknologi printing terus berkembang. Mulai dari teknologi analog hingga teknologi digital. Hal ini membuat teknologi printing menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan dari sektor penunjang untuk ICT (Information and Communication Technologies) atau yang biasa disebut dengan teknologi informasi.

Memang, meski trend cetak di beberapa sektor menurun, tapi untuk industri kreatif, teknologi printing justru berkembang pesat, misalnya untuk labeling hingga packaging produk yang semakin inovatif.

Lalu bagaimana kondisi usaha printing saat ini hingga kedepannya?

Dilansir dari laman Liputan6, pada masa pandemi seperti saat ini usaha digital printing justru mengalami pertumbuhan yang pesat karena masyarakat sadar akan kebutuhan untuk promosi dan sebagainya.

Apalagi dengan adanya pergeseran teknologi ke arah digital yang semakin menopang pertumbuhan usaha ini. Jika di masa lalu jasa cetak harus disertai minimal order hingga membuat orang berpikir dua kali untuk melakukannya, kini dengan adanya digital printing orang-orang yang ingin menggunakan jasa cetak sudah bisa mencetak satu halaman saja bahkan di customize.

4 Tips Penting Memulai Usaha Digital Printing

1. Menentukan Target Pasar

target market

Ketika memutuskan untuk memulai suatu usaha, tentunya langkah pertama yang perlu dilakukan bagi seorang pelaku usaha adalah menentukan target pasar secara spesifik terlebih dahulu. Tapi kamu tidak perlu khawatir! Pasalnya, target pasar untuk usaha ini tidak ada matinya.

Ada beberapa opsi, mulai dari corporate, retail, atau custom secara personal. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan.

Klien corporate akan menguntungkan dari segi jumlah pesanan yang besar. Namun proses pembayaran biasanya lebih lama dan proses pemesanannya lebih rumit karena kamu dituntut untuk memberikan kualitas yang terbaik.

Klien retail akan menguntungkan karena pembayarannya lebih cepat dan kontan. Namun biasanya jumlah permintaannya lebih bervariatif.

Bagaimana dengan menangani klien secara personal? Biasanya pesanan yang ditangani lebih untuk keperluan pribadi sehingga sifat pesanannya lebih santai, tetapi hanya satuan.

2. Mempersiapkan Modal Usaha

modal usaha

Modal sangat penting dalam memulai sebuah usaha termasuk untuk usaha digital printing.

Untuk usaha ini kamu memerlukan modal yang cukup karena ada beberapa kebutuhan yang diperlukan, seperti

  • Mesin digital printing, seaming, dan alat press yang mana mesin ini merupakan mesin dan alat yang harus kamu miliki jika ingin membuka usaha digital printing.

Jika mesin digital printing merupakan mesin cetak utama, mesin seaming sendiri memiliki fungsi untuk merekatkan atau menyambung banner. Hal ini diperlukan ketika kamu mendapatkan pesanan cetak dengan media yang besar seperti baliho billboard dan jenis lainnya dengan ukuran besar. Sedangkan alat press sebenarnya merupakan pelengkap saja namun fungsinya untuk membuat cetakanmu siap untuk dipajang.

  • Selain mesin dan alat kamu tentunya membutuhkan bahan serta tinta yang mana kedua kebutuhan ini sangat tidak bisa dilepaskan. Misalnya untuk membuat spanduk atau baliho biasanya kita membutuhkan bahan frontlite dengan model doff atau glossy menggunakan tinta solvent.
  • Apakah hanya cukup dua saja? Tentu tidak dong… Kamu juga pasti memerlukan ruangan produksi yang mencakup AC, stabilizer, UPS, komputer/laptop, software.

Ruangan yang luas dilengkapi dengan AC tentu diperuntukkan untuk kinerja dan ukuran dari mesin digital printing sendiri. Suhu ruangan yang disarankan agar mesin tetap awet setidaknya 20-250C dengan kelembapan udara 40-60 udara relatif.

Sedangkan stabilizer digunakan untuk mencegah tegangan listrik naik dan turun karena akan berakibat pada pendeknya usia pemakaian mesin digital printing. Nggak mau kan sudah investasi mahal-mahal tapi hanya bisa digunakan beberapa saat saja?

UPS (Uninterruptible Power Supply) digunakan untuk menyimpan cadangan listrik.

Kemudian komputer dan software desain digunakan untuk keperluan mendesain sebelum dicetak. Spesifikasi komputer/laptop minimal yakni memiliki prosesor core i-3 dengan memori RAM minimal 2GB serta software yang dapat diproses oleh mesin digital printing minimal antara lain Adobe Photoshop ataupun Corel Draw.

  • Yang terakhir tentu kamu perlu modal untuk mempekerjakan operator dan desainer atau seseorang yang dapat mengoperasikan software untuk memperlancar usahamu.

Jika dilihat dari daftarnya sepertinya banyak dan mahal ya Printzie?

Eits, jangan minder dulu ya… Mesin usaha digital printing itu nggak harus mahal loh! Kamu juga bisa mendapatkan mesin dan penunjang yang sesuai dengan budgetmu karena varian produk digital printing itu beragam dan cocok untuk kalangan pemula.

(Baca Juga: Tips Jitu Kelola Modal Usaha Untuk Bisnis UKM)

3. Mempersiapkan Lokasi Usaha Digital Printing

menentukan lokasi usaha

Printzie, pastikan lokasi usahamu harus strategis dan mudah dijangkau. Hal ini akan mempermudah klien dalam menemukan tempat usahamu. Apalagi jika pesananmu memiliki jumlah yang besar tentu kamu membutuhkan akses transportasi yang lancar.

4. Menyusun Strategi Promosi

stategi pemasaran

Tips terakhir dalam memulai usaha digital printing adalah menyusun strategi promosi yang tepat.

Pada zaman sekarang, ada banyak metode pemasaran yang dapat kamu lakukan.

Mulai dari memanfaatkan media sosial atau iklan digital untuk mempromosikan usahamu pada orang-orang yang tepat. Jadi kamu tidak perlu memerlukan biaya yang mahal untuk cetak brosur atau fyler untuk menarik calon pelanggan.

Kamu juga bisa loh memberikan diskon pada momen khusus namun pastikan strategi yang kamu gunakan tetap terkesan eksklusif sehingga selalu dinanti oleh pelanggan.

Siap Mulai Usaha Bareng Deprintz

Gimana Printzie kamu sudah siap mulai usaha digital printing bareng Deprintz? Jangan ragu untuk konsultasikan kebutuhan usahamu dengan ahlinya bersama kami, hubungi kami di contact center di bawah ini:

Hubungi Kami Deprintz

Bersama Deprintz, Buat Usaha Jadi Mudah!

Share Artikel Ini